London - Michael Essien dinyatakan resmi bergabung dengan Persib Bandung untuk menjalani ketatnya kompetisi sepak bola profesional Indonesia, Liga 1 musim 2017. Banyak pihak dan tentunya fans Persib bertanya, apakah kemampuan pemain berusia 34 tahun itu masih mumpuni untuk mengangkat prestasi Maung Bandung ?
Sebagai catatan Essien saat ini terbilang telah melewati masa keemasannya sebagai pesepak bola profesional. Momen itu terjadi saat dirinya bersama Chelsea. Selama 9 tahun, pemain yang kini telah memiliki 2 anak itu turun di 168 pertandingan dengan koleksi 17 gol.
Setelah musim itu berlalu, Essien menjalani peminjaman ke Real Madrid dan tampil dalam 20 laga selama semusim dengan menorehkan 2 gol. Kemudian pindah ke AC Milan selama satu musim takni periode 2014/2015 tanpa mencetak 1 gol pun.
Dan yang terakhir Essien hanya tampil dalam 12 laga saat berseragam Panathinaikos dengan mengemas 1 gol.
Ya, Essien direkrut oleh salah satu klub besar di Yunani itu untuk dua musim mulai 2 Juni 2015. Kesepakatan ini menjadikannya sebagai pemain dengan gaji terbesar di Panathinaikos musim lalu, yakni dengan ganjaran gaji 800 ribu Euro/tahun.
Namun sayang, Essien justru menghabiskan waktunya selam tiga bulan berkutat dengan cedera kaki. Dua berkesempatan melakoni debut pada 21 November 2015 menghadapi rival berat klubnya, Olympiakos Piraeus, meski pertandingan tersebut mengalami penundaan. Baru sepekan kemudian, Essien mencatat debut.
Tepat pada 24 Januari 2016, Essien mengemas gol pertamanya untuk Panathinaikos dan mengantarkan timnya menang 2-0 atas tuan rumah Levadiakos. Usai satu musim di Yunani, kontrak sang gelandang ternyata dihentikan oleh Panathinaikos di musim 2016/2017.
Setelah terjadi pembicaraan antara kedua belah pihak, Essien akhirnya resmi dicoret. Meski demikian, nama besar Essien tetap menjadi magnet yang kuat bagi dunia sepak bola tanah air bersama Persib Bandung. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






