Beritaboladunia.net - Zinedine Zidane tidak sabar dengan pertemuan Real Madrid melawan Bayern Munchen dalam pertandingan babak perempat final Liga Champion, Zidane antusias dengan pertandingan ini karena akan berjumpa dengan klub yang diasuh oleh Carlo Ancelotti dalam kesempatan kali ini.
Zinedine Zidane mengungkapkan bahwa pertandingan ini akan menjadi pertandingan antara guru dan murid. Seperti diketahui Zinedine Zidane pernah dilatih oleh Carlo Ancelotti di Real Madrid kemudian menjadi assisten manajer Carlo Ancelotti dan kini menjadi manajer Real Madrid ketika Florentino Perez memecat Carlo Ancelotti.
Carlo Ancelotti yang berjasa besar membawa Zidane kepada posisinya saat ini, semasa menjadi manajer Real Madrid, Carlo Ancelotti mengajarkan banyak pengalaman kepada Zinedine Zidane mengenai kepelatihan dan kepemimpinan seorang manajer. Bayern Munchen ditangan Carlo Ancelotti juga masih menjadi tim yang berbahaya di Liga Champion, salah satu korban mereka adalah Arsenal yang harus kalah dengan skor besar dengan agregat 10-2 dalam pertandingan babak 16 besar Liga Champion.
“Ini akan menjadi laga antara guru melawan murid,” ucap Zidane.
“Saya bersamanya sebagai asisten. Saya belajar banyak darinya. Saya tidak bicara dengannya [sejak undian]. Ia melakukan hal besar di klub ini, dan orang yang sangat baik. Saya beruntung mengenalnya dengan baik.”
Zidane mengingatkan bahwa pemain yang akan berada di lapangan, para permain yang akan menentukan jalannya pertandingan dan hasil akhir dalam pertandingan ini. Sikap dan tekad para pemain harus ada di jalur positif untuk bisa melawan tim sekelas Bayern Munchen. Ambisi dari diri masing-masing harus selalu ada menjalani pertandingan ini.
“Anda harus ingat, adalah pemain yang akan berada di lapangan. Hal terpenting bukanlah sistem, tapi sikap, serta tekad pemain.”
Portal berita sepak bola terupdate






