Pemain Senior Indonesia Ragukan Essien Bisa Beradaptasi Dengan Kondisi Lapangan di Indonesia

528
Pemain Senior Indonesia Ragukan Essien Bisa Beradaptasi Dengan Kondisi Lapangan di Indonesia

Bandung - Bergabungnya mantan pemain tengah Chelsea, Michael Essien, di skuat Persib Bandung tak menggoyahkan mental para pesaing. Beberapa dari mereka justru meragukan kemampuan Essien bisa beradaptasi bermain di Indonesia.

Dalam catatan, Essien adalah salah satu gelandang yang paling moncer saat berkarier di Eropa. Pemain asal Ghana ini juga pernah mengantarkan Chelsea menjuarai Liga Champions di musim 2011/12.

Tapi sejatinya torehan prestasi itu bukanlah jaminan saat memutuskan bermain di Indonesia. Sebab, fenomena yang muncul di sepakbola tanah air dalam enam tahun terakhir adalah pemain dengan kualitas dunia justru kesulitan beradaptasi dengan iklim di Indonesia.

Sebut saja Marcus Bent, Lee Hendrie, Ivan Bosnjak, dan Martin Vunk, adalah deretan pemain berpengalaman internasional yang sempat merasakan bermain di Indonesia sebelum Essien. Namun buktinya, mereka justru menjadi pembelian yang gagal. Lalu dimana letak masalahnya ?

Pemain senior Indonesia yang kini memperkuat PSM Makassar, Zulkifli Syukur, menilai faktor lapangan dan rumput di Indonesia menjadi alasan mengapa para bintang sulit bersinar. Hal tersebut diprediksi juga bisa menimpa Essien.

Struktur tanah dan rumput di stadion Indonesia sangat berbeda jika dibanding dengan Eropa. Di Indonesia, tanah dan rumput di stadion terbilang keras. Beberapa klub Eropa yang pernah berujicoba di Indonesia sempat mengeluhkannya.

“Faktor utama fasilitas. Misalnya, stadion dan rumput lapangan. Itu berpengaruh. Apalagi, di Indonesia cuma sedikit stadion yang bertaraf internasional,” kata Zulkifli.

“Soal kualitas, saya pikir cuma sama saja dengan yang lain. Sebelumnya, juga ada Marcus Bent. Tapi, dia gagal,” tuturnya. (Edy - beritaboladunia.net)