Beritaboladunia.net - Pertandingan lanjutan Liga Premier Inggris matchday ke 27 pada Sabtu (04/03) menjadi sorotan publik, tidak hanya hasil seimbang yang menjadi perbincangan tapi kejadian kontroversial juga terjadi di pertandingan antara Manchester United melawan Bournemouth ini. Mereka melakukan permainan keras hingga beberapa adegan tidak terpuji hadir di lapangan.
Salah satunya adalah tindakan Zlatan Ibrahimovic yang tertangkap kamera menyikut bek Bournemouth Tyrone Mings, namun ketika itu wasit tidak menjadikan suatu pelanggaran atau hukuman bagi Ibrahimovic yang telah melakukan itu. Bahkan Andrew Surman yang tidak berperan dalam kejadian tersebut yang mendapatkan kartu merah karena protes kerasnya terhadap wasit untuk menindaklanjuti tindakan yang sudah dilakukan Ibrahimovic kepada rekannya tersebut. Kejadian ini juga dianggap sebagai tindakan balas dendam dari Ibrahimovic karena sebelumnya Tyrone Mings lebih dulu menginjak kepala Ibrahimovic.
Mantan wasit Liga Premier Inggris, Keith Hackett mengecam penampilan rekannya, Kevin Friend yang menjadi pemimpin utama dalam pertandingan ini, dia menganggap penampilan Friend sangat buruk dalam menjadi hakim tertinggi dalam pertandingan ini. Dia bahkan tidak memberikan pelanggaran atau hukuman dari para pemain yang jelas sudah menginjak kepala, meninju dan menyikut wajah. Keputusan yang diambil Friend sangat buruk dan dianggap sebagai kepemimpinan wasit terburuk. Dia juga mengatakan bahwa wasit sebagai pengadil di lapangan harus bisa menjalani tugasnya dengan baik dan dituntut jeli dalam setiap pelanggaran.
“Kevin Friend seperti seekor kelinci di pertandingan itu dan dia menjadi wasit terburuk di Liga Inggris musim ini,” ungka Hackett dikutip dari FourFourTwo, Senin (6/3).
“Saya jelas akan terkesima jika Zlatan Ibrahimovic dan Tyrone Mings tak diperiksa, di luar itu kita bisa menilai betapa buruknya kepemimpinan wasit di pertandingan tersebut,” tambahnya.
“Wasit dibayar mahal untuk mengambil keputusan-keputusan penting,” tandasnya.
Portal berita sepak bola terupdate






