Lelucon Mourinho Terkait Kegagalan Pinalti Ibrahimovic

1661

Beritaboladunia.net - Hasil seimbang yang diraih oleh Manchester United atas tamunya, Bournemouth memang menjadi kegagalan Manchester United untuk meraih poin penuh dalam kesempatan ini. Skor 1-1 berakhir hingga akhir pertandingan, Manchester United sebenarnya diunggulkan pada pertandingan ini karena berhasil meraih kemenangan penting ketika berhasil menjadi juara EFL Cup lawan Southampton, namun kesempatan ini gagal diraih karena dan harus puas dengan hasil imbang.

Zlatan Ibrahimovic sebenarnya punya kesempatan memberikan Manchester United kemenangan dalam pertandingan ini jika saja pinalti yang dieksekusinya berhasil dicetak menjadi gol.

Manajer Manchester United, Jose Mourinho berkelakar mengenai pinalti Ibrahimovic, dia mengatakan tentu saja Manchester United gagal dalam pinalti pada pertandingan ini karena sesi latihan pinalti sudah dihentikan sejak lama. Hal ini akibat Manchester United yang telah lama tidak mendapat kesempatan pinalti hingga Zlatan Ibrahimovic dan Paul Pogba menghentikan latihan pinalti mereka.

Zlatan Ibrahimovic mengeksekusi pinalti terakhir kali pada Agustus tahun lalu ketika mereka berhadapan dengan Southampton dalam kesempatan itu Ibra berhasil mencetak gol.

“Dengan maksud bercanda, kami memutuskan untuk menghentikan latihan penalti, karena kami sudah empat atau lima bulan tidak mendapat penalti saat bertanding,” ujarnya kepada MUTV selepas laga.

“Zlatan, [Paul] Pogba, mereka berhenti berlatih penalti. Dan ketika kami mendapat penalti, mereka tidak siap untuk mengeksekusinya. Itulah alasannya [mengapa Ibra gagal penalti], jika dipandang dari sisi humor,” kata Mourinho.

Hingga akhirnya Mourinho menyatakan pernyataan serius mengenai kegagala pinalti Ibra.

“Zlatan adalah pria yang berkarakter besar, seperti saya. Dia sudah terlalu berpengalaman di dunia sepakbola. Kami bukan berasal dari generasi yang gemar mengumbar penyesalan dan suka merengek kepada media. Jadi, apa yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Selesai,” sambungnya.

“Yang terpenting adalah hasil akhir, lainnya tidak. Faktanya, kami memang terlalu sering menjatuhkan banyak poin di kandang. Kami harus bisa memperbaiki hal itu,” imbuh Mou.