Ini Empat Manajer Liga Premier Inggris Yang Terancam Mengakhiri Jabatan Di Akhir Musim

Beritaboladunia.net - Liga Premier Inggris dikenal dengan liga yang paling kompetitif di Eropa, mereka tentu juga punya tim besar yang menjadi langganan juara dan punya sederet pemain bintang dunia menaungi klub masing-masing. Liga Premier Inggris juga melahirkan pemain-pemain bintang dunia yang bisa bersaing di Eropa.

Namun keberadaan manajer sangat penting bagi kinerja klub, mereka akan mengatur dan menyusun strategi untuk bisa meraih dalam setiap kesempatan melakukan pertandingan. Hingga dalam matchday ke 27, ada empat manajer yang sedang terancam masa depannya bersama klubnya.

  1. Arsene Wenger, penampilan buruk Arsenal beberapa pekan lalu memang menyakitkan untuk bagi seluruh jajaran di Arsenal, baik dari petinggi, para pemain dan tentu para fans. Mereka menuntut Wenger yang sudah melatih selama 21 tahun bersama Arsenal untuk segera hengkang dari tim kesayangan mereka, ditambah Wenger dinilai kurang kompetitif dalam mengejar gelar juara yang terakhir mereka dapatkan di tahun 2004. Hingga terakhir kali kalah menyakitkan dari Bayern Munchen dengan skor 5-1 dan harus tersingkir dari kompetisi Liga Champion.
  2. David Moyes, manajer berkebangsaan Skotlandia ini tidak mampu membawa Sunderland ke dalam performa yang baik, terbukti saat ini Sunderland terbenam sebagai juru kunci Liga Premier Inggris hingga matchday ke 27.
  3. Marco Silva, manajer Hull City ini juga akan terancam akan dipecat karena keberadaan timnya hanya berada di atas posisi juru kunci Sunderland. Jika tidak mampu mengangkat Hull City merangkak naik ke zona aman, karirnya bersama Hull City dipastikan akan tamat.
  4. Craig Shakespeare, manajer caretaker Leicester City ini memberikan dua prestasi gemilang ketika Leicester City berhasil meraih kemenangan dalam dua laga terakhir mereka. Namun meski begitu karir Shakespeare mungkin akan tergantikan oleh manajer baru yang lebih berkualitas mengingat Leicester City sedang sibuk mencari manajer baru untuk mereka. Tapi bukan tidak mungkin untuk menjadikan Shakespeare permanen bersama Leicester City jika dia berhasil meloloskan Leicester City dari zona merah dan lolos ke babak berikutnya dalam kompetisi Liga Champion.