Beritaboladunia.net - Kekalahan Barcelona atas Paris Saint Germain menjadi kekalahan menyedihkan bagi Barcelona, skor telak 4-0 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champion pada Rabu (15/02) menjadi skor kekalahan terbesar Barcelona di ajang kompetisi ini. Bahkan mereka menjadi sorotan publik, dengan tim sebesar Barcelona bisa mengalami kekalahan setelak itu dan terpuruk menampilkan hasil yang baik.
Kesalahan dijatuhkan kepada sang manajer, Luis Enrique yang ketika itu mengaku telah salah dalam penempatan posisi pemain dan taktik yang dimainkan Barcelona tidak sesuai dengan kondisi para pemain, akibatnya lini tengah Barcelona seperti mengalami kebuntuan dan bahkan mudah dibaca oleh pasukan Paris Saint Germain. Hal ini menyebabkan Enrique menjadi tidak jelas nasibnya di Barcelona setelah banyak tuduhan untuk dirinya, dan kontraknya yang juga akan habis musim ini.
Striker Luis Suarez merasa internal dalam tim menjadi tidak kondusif setelah kekalahan pertandingan tersebut dan membela sang manajer, dia mengatakan kekalahan adalah milik tim bukan kesalahan sang manajer saja tapi semua pemain juga punya kesalahan. Disamping itu juga memberi rekan-rekannya motivasi untuk bisa membalikkan keadaan dengan kualitas yang mereka miliki.
“Bukan hanya pelatih, kami semua harus disalahkan atas apa yang terjadi,” bela Suarez.
“Ketika kami menang, kami menang bersama-sama dan ketika kami kalah, kami juga akan kalah bersama-sama. Kami telah bekerja dengan Enrique selama tiga tahun dan kami menikmatinya. Dia akan segera tahu masa depannya dan kami akan menerimanya,” sambungnya.
“Kita harus tetap bersama-sama. Kami melewati medan yang sama sulitnya pada musim lalu dan pada akhirnya kami menjadi juara. Tim ini telah memenangkan banyak gelar dan jika kita ingin mencetak sejarah, kita harus mengalahkan PSG. Kami punya kualitas untuk mengubah kondisi,” tutupnya.
Portal berita sepak bola terupdate






