Berita Liga Spanyol - Diving Neymar Seperti Mau Dibunuh

895

Beritaboladunia.net - Pertandingan lanjutan La Liga Spanyol jornada ke 23 pada Senin (20/02) antara Barcelona melawan Leganes berakhir dengan kemenangan tipis Barcelona dengan skor 2-1, pertandingan yang berlangsung dramatis ini menjadi pukulan bagi Leganes karena mereka kalah berkat gol pinalti Lionel Messi yang dicetak pada menit akhir pertandingan. Mereka bisa saja menahan imbang Barcelona namun kejadian tidak diinginkan terjadi dan mereka harus merelakan kekalahan mereka atas Barcelona tersebut.

Kejadian yang menyebabkan pinalti tersebut adalah pelanggaran yang dilakukan oleh bek Leganes sekaligus pemegang ban kapten, Martin Mantovani kepada Neymar. Dia menilai Neymar jatuh dengan sangat berlebihan, dia menganggap itu bukan suatu pelanggaran dan pinalti seharusnya tidak akan pernah terjadi. Keputusan wasit yang memberikan pinalti bahkan di menit akhir pertandingan dianggap kontroversial. Tentu sangat kecewa, mereka sudah yakin akan menahan imbang Barcelona di Camp Nou tapi berkat keputusan kontroversia itu mereka malah kalah.

“Bagi saya itu bukan penalti,” buka Mantovani kepada COPE.

“Saya berbalik, saya mencoba untuk menghadap tanah untuk menutup sehingga ia tidak bisa berjalan ke arah saya. Kemudian ia diving saat melewati saya. Wasit kemudian memutuskan penalti, tapi bagi saya tidak,” sambungnya.

Mantovani mengungkapkan para pemain juga kesal dengan keputusan tersebut, mereka berhasil mengimbangi permainan Barcelona bahkan bisa menahan imbang gol cepat dari Messi di menit keempat. Tapi kesempatan itu justru malah jadi gagal karena sikap tidak sportif Neymar dan keputusan wasit yang kontroversial. Kekalahan ini membuat Leganes masih tetap berada di posisi 17 dengan ancaman akan terdegradasi setelah dibawahnya ada Sporting Gijon yang berusaha membuat mereka jatuh untuk merangkak naik ke posisi mereka.

Teman-teman saya berkata: kami tidak melihat apa yang dia lakukan, dia jatuh di udara seolah Anda akan membunuhnya,” tutup Mantovani.