Beritaboladunia.net - Politik yang bergejolak di Spanyol memang menjadi masalah untuk negara tersebut beberapa tahun terakhir. Ada daerah yang ingin memisahkan diri dari negara tersebut untuk menjadi negara mandiri, mereka menyuarakan keinginan mereka dengan melakukan demonstrasi kepada pemerintahan Spanyol. Gerakan itu dikenal dengan Kemerdekaan Catalunya, kemerdekaan separatisme masyarakat Catalan ini berawal dari Pemerintah Spanyol yang mencoba menghancukan separatisme Catalan yang membunuh masyarakat tersebut sebanyak 3500 jiwa dan membuang lebih besar lagi manusia dalam pengasingan ketika Jendral Fransisco Franco menang dalam pertarungan Ebro pada 1938.
Keinginan untuk merdeka tumbuh cepat sampai bulan Juli 2010 ketika Pengadilan Konstitusi Madrid menolak bagian statuta otonomi 2006. Mereka menyebutkan bahwa tidak ada dasar legal untuk mengenali Catalonia sebagai suatu bangsa yang berada di dalam wilayah Spanyol. Kemudian, krisis ekonomi di Spanyol membuat keinginan Catalonia untuk merdeka semakin besar, dimana mereka menyadari bahwa wilayah kaya Barcelona menjadi penopang bagi bagian wilayah miskin Spanyol.
Sementara itu, mantan pemain Real Madrid dan Barcelona, Alfonso Perez menyebutkan bahwa keinginannya, mencoret nama Gerard Pique dari timnas karena mendukung gerakan Kemerdekaan Catalunya. Dia adalah pesepak bola yang paling vokal menyuarakan gerakan ini gencar terhadap pemerintahan Spanyol.
Selain Pique, Alfonso Perez juga menyatakan bahwa Guardiola juga sebenarnya tidak pantas untuk membela timnas Spanyol karena sama seperti Pique menyuarakan suaranya dalam gerekan Kemerdekaan Catalunya.
“Jujur, karena Guardiola bersikap sangat Catalan, dia seharusnya meninggalkan timnas Spanyol. Pique pun demikian. Saat ini dia masih membela Spanyol. Tetapi ketika saatnya tiba, dia akan bersikap radikal dengan mendukung kemerdekaan Catalunya,” ungkap Perez kepada Marca, Minggu (19/2).
“Saya bukan anti-Catalan. Anak saya lahir di Barcelona. Jika saya bersikap radikal, saya akan meminta istri saya untuk melahirkan di Madrid atau Sevilla. Sekali lagi, saya tidak anti-Catalan. Saya melawan mereka yang pro-kemerdekaan,” imbuhnya.
Portal berita sepak bola terupdate






