Beritaboladunia.net - Mantan bek sayap Barcelona, Dani Alves yang saat ini bergabung dengan Juventus menyebutkan bahwa Barcelona adalah tim yang tidak tahu terima kasih. Dia mengungkap beberapa sikap Barcelona yang tidak lagi menginginkan dirinya dan dengan tidak memperpanjang kontrak hingga hengkang dari sana jadi pilihan tepat untuk dirinya kepada mantan klubnya tersebut.
Semasa berkarir bersama tim Catalan tersebut, Dani Alves sudah memberikan banyak gelar untuk Barcelona di posisi bek sayap, Alves punya naluri menyerang dan bertahan, stamina yang baik dan akselerasi bola yang sangat cepat, tidak heran dia menjadi bek sayap pilihan utama di Barcelona. Namun beberapa pekan sebelum dia bergabung dengan Juventus, dia mengatakan ada pihak yang sudah tidak menginginkan dirinya lagi berada di Barcelona.
Dani Alves kecewa dengan jajaran pihak klub yang seolah-olah tidak lagi menginginkan dirinya, bahkan hanya ingin memperpanjang jasa dirinya ketika terkena sanksi saja, namun Alves memutuskan untuk tidak perpanjang kontrak di Barcelona dan memilih untuk hengkang. Juventus yang beruntung mendapatkan jasa Alves, dia datang dengan statu bebas transfer alias gratis karena saat itu Alves bisa disebut sudah tidak ada ikatan dengan tim manapun.
Kekecewaan dengan hengkang ini sudah dirasa tepat oleh Alves, dia merasa beruntung bisa keluar dari klub yang tidak tahu terima kasih tersebut.
“Saya senang jika merasa masih dibutuhkan, tapi ada seseorang yang sudah tidak ingin saya lalu kemudian saya memutuskan untuk hengkang,” terang Alves dalam sebuah wawancara dengan ABC.
“Hengkang dari Barca dengan cara gratis jadi sebuah pukulan elegan. Dalam tiga musim terakhir, saya terus mendengar kabar ‘Dani Alves akan pindah’ tapi direksi tidak memberikan respon apapun.”
“Mereka itu palsu dan tidak tahu terima kasih. Mereka tidak menghormati saya. Mereka hanya menawarkan kontrak saat mendapatkan sanksi [larangan transfer] dari FIFA,” pungkas eks pemain Sevilla ini.
Portal berita sepak bola terupdate






