Pelatih Pecatan Persiba Sindir Profesionalisme Klub di Indonesia

Beritaboladunia.net – Kompetisi Liga 1 memang diwarnai pemecatan pelatih, sudah tercatat enam pelatih kehilangan jabatannya baik dikarenakan mundur atau dipecat manajemen klub. Hal ini menjadi sorotan karena sepakbola Indonesia dianggap masih kurang menghargai sosok pelatih.

Timo Scheunemann mengungkapkan pemecatan dirinya dari manajemen klub Persiba Balikpapan, ternyata pemecatan dirinya diharuskan dirinya mengundurkan diri dari klub tersebut. Hal tersebut dimaksud karena Indonesia menyebut “pemecatan” sebagai suatu kata-kata kasar dan desakan pengunduran diri jadi yang paling sopan dilakukan.

“Saya dipecat oleh manajemen, karena itu mereka meminta saya untuk mundur, dan itu adalah kehendak mereka,” tegas Timo.

“Memang, di Indonesia, tidak ada pelatih yang mundur. Sebab, pengaruh budaya ketimuran saja, sehingga banyak orang tidak tega menggunakan kata dipecat melainkan mundur,” tegasnya.

“Sehingga, kalau ada klub yang dengan gampangnya memecat pelatih, itu sama saja mereka mengabaikan kompleksitas masalah dalam tim itu,” papar dia.

Bernasib sama seperti Timo, Hans Peter Schaller juga diakhiri jabatannya dari kursi kepelatihan Bali United. CEO Bali United, Yabes Tanuri mengungkapkan pemecatan yang dilakukan berdasarkan prestasi buruk yang tidak sesuai harapan. Hal tersebut tentu bepengaruh pada prestasi tim.

“Karena pelatih tidak mampu memenuhi ekspektasi kami. Dan, pemecatan ini sudah sesuai dengan perjanjian dan kesepakatan bersama,” kata Yabes sehari setelah Hans didepak.

Media Oficer Persipura, Bento Madubun juga punya beralasan serupa, lagi-lagi prestasi tim yang dijadikan alasan pemecatan. Sosok pelatih dianggap paling penting bisa mengatur susunan pemainnya bisa mendapatkan performa terbaiknya.

“Kami juga menerima masukan dari banyak elemen, baik suporter, dan para pengamat sepak bola. Kesimpulannya, Persipura kehilangan karakter,” kata Bento.

“Harapan kami, pelatih baru bisa segera beradaptasi dan mengembalikan karakter permainan Persipura secepatnya,” kata Tommy Benhur Mano, Ketua Umum Persipura.