Pemain Bhayangkara FC Mendapat Peringatan Imbas Dari Insiden Penusukan Brimob

Beritaboladunia.net – Ternyata baru-baru ini sudah terjadi sebuah kasus yang membuat Bhayangkara FC takut. Semalam, (30/6) sudah terjadi penusukan kepada dua orang anggota Brimob, yakni AKP Dede Suhatmi dan Briptu M Syaiful Bakhtiar yang berada di Masjid Falatehan. Ternyata hal ini yang membuat para pemain Bhayangkara FC takut dan bahkan mereka tak diperbolehkan untuk keluar sembarangan dari mes tempat mereka tinggal.

Sebuah keputusan yang sangat tepat sudah dilakukan Bhayangkara FC. Karena tempat tinggal Evan Dimas dan kawan-kawan yang saat itu berada di kawasan Jalan Wijaya XV, dan sangat dekat dengan tempat kejadian tersebut. Mayoritas pemain The Guardian adalah anggota polisi aktif, maka untuk mencegah sesuatu hal yang tak diinginkan maka diberlakukannya peraturan tersebut sudah sangat benar.

Semua pemain Bhayangkara FC pun diminta untuk selalu waspada. Karena teror kepada polisi ini bukan hal pertama kalinya sudah terjadi di Indonesia.

“Ada sebuah himbauan kepada semua pemain agar tak keluar mess kecuali jika ada keperluan yang sangat mendesak,” kata Eko Yudiono, sebagai media officer Bhayangkara FC.

Diketahui jika kedua Brimob tersebut sedang menjalani salat Isya, lalu ditusuk. Akibatnya, mereka pun harus dilarikan ke rumah sakit karena harus menjalami perawatan yang intensif.

Pelaku saat kejadian sudah ditembak mati karena melawan para petugas yang mengejarnya. Diduga pelaku merupakan komplotan terorisme yang marak terjadi di tanah air kita. Jadi sebaiknya bukan hanya pemain Bhayangkara FC saja yang waspada, kita pun sangat perlu waspada di manapun kita berada.