Beritaboladunia.net – Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi menginginkan semua kasus kekerasan yang terjadi dalam pertandingan Liga 1 harus segera ditindak karena akan menjadi contoh tidak baik terkait sikap dan kedisiplinan para pemain lain. Imam Nahrawi ingin Abduh Lestaluhu ditindak tegas karena sudah melakukan tindakan terpuji di atas lapangan.
Kejadian bermula tepat di injury time ketika PS TNI berhadapan dengan Bhayangkara FC. Abduh Lestaluhu memukul kepala dari pemain Bhayangkara FC, Thiago Furtuoso. Hukuman yang diberikan kepada Abduh Lestaluhu diharapkan bisa menjadi efek jera dan tidak meninggalkan kesan buruk kompetisi Liga 1 Indonesia sehingga pemain lain ikut-ikutan melakukan kekerasan di lapangan.
Sidang komite disiplin (komdis) PSSI digelar Kamis (4/5/2017) siang hari ini, selain akan diumumkan sanksi untuk Abduh Lestaluhu, ada juga sanksi yang akan diterima oleh Ferdinand Sinaga yang kebetulan juga melakukan tindakan yang sama.
“Karena Komisi Displin PSSI itu kan sudah punya perangkat-perangkatnya masing-masing, kami serahkan tapi yang jelas pelaku tindakan kekerasan di atas lapangan harus ditindak tegas,” ujar Imam kepada wartawan di Wisma Kemenpora, Rabu (3/5) sore.
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto juga berpendapat sama dengan Menpora dan ingin adanya keadilan atas kekerasan yang terjadi di atas lapangan. Gatot berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini dan sanksi yang diberikan bisa memberikan efek jera kepada pemain yang bersangkutan dan tidak ada lagi pemain yang melakukan tindakan tersebut.
“Dalam konteks tidak melulu berlebihan menerapkan sanksi, yang terpenting mengikuti regulasi. Tidak perlu sampai sanksi seumur hidup seperti kemarin Ferdinand, saat ini berani tidak PSSI menerapkan seperti itu,” ujar Gatot.
Portal berita sepak bola terupdate






