Beritaboladunia.net – Pertandingan lanjutan Grup 5 Liga 2 memberikan kemenangan untuk Persebaya ketika menjamu Persepam Madura. Persebaya sukses bisa meraih kemenangan di kandang sendiri dengan skor 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo pada Kamis (11/05).
Namun kemenangan Persebaya ini tercoreng ketika para suporter bonek melemparkan mercon ke tengah lapangan, hal itu terjadi ketika mercon dilempar dari tribun Stadion Gelora Bung Tomo di sebelah kiri. Lemparan mercon tersebut terjadi setelah Mardiono mencetak gol perdana Persebaya di menit ke 16.
Kejadian ini akan menjadi perhatian Komisi Disiplin PSSI yang akan menindak lanjuti sikap bonek yang tidak terpuji tersebut. Kemungkinan manajemen Persebaya akan dijatuhi sanksi supaya bisa mendisiplinkan para bonek untuk tidak melakukan tindakan yang semena-mena dalam setiap pertandingan Persebaya.
Hal tersebut juga disayangkan oleh pelatih Persepan Rudy Keltjes, menurutnya tindakan tersebut tidak perlu terjadi dan ejekan nyanyian para bonek untuk pelatih mereka sendiri Iwan Setiawan juga tidak perlu dilakukan meski dirinya juga mendukung keputusan bonek.
Melalui media Jawa Pos, Rudy ingin media tersebut mendidik para bonek bisa lebih disiplin menyaksikan pertandingan.
“Padahal saya beri ultimatum jika ada api dari mercon atau flare, para pemain saya tarik keluar dari lapangan. Namun karena saya menghormati Persebaya, jadi saya suruh teruskan bermain,” ujarnya, Kamis (11/05) malam, di Gelora Bung Tomo Surabaya.
“Banyak sekali terdengar ejekan untuk pelatih Persebaya. Tapi tidak perlu-lah hal itu terjadi. Walaupun para Bonek benci dangan Iwan dan itu termasuk saya yang benci, tapi tidak perlu hal itu terjadi,” ujarnya.
“Jawa Pos harus berikan arahan dan didikan ke suporter Surabaya, agar mereka lebih dewasa dan maju,” katanya.
Portal berita sepak bola terupdate






