Barcelona -Terjadi kesalahan terbesar Barcelona terkait aktivitas transfernya dalam beberapa tahun terakhir, melepas Dani Alves pantas berada di urutan paling atas.
“Kalau bisa saya ingin membawa Dani Alves kembali (ke Barcelona).”
Luis Enrique berkomentar setelah Barcelona dibungkam Juventus di babak delapan besar. Enrique melontarkan hal itu di awal musim 2016/2017, yang secara terang menggambarkan betapa besar kehilangan Barcelona atas sang bek.
Sebelumnya Barca dan Juve bertemu di semifinal Liga Champions lalu, yang membuat penyesalan atas kepergian Alves juga diutarakan Xavi Hernandes. “Tentus aja saya mau membawa Dani Alves kembali ke Barcelona. Dia memutuskan pergi dari Barcelona, tapi dia adalah bek kanan terbaik di dunia,” cetus Xavi.
Banyak tim Barcelona seperti Enrique, Xavi, dan seluruh pemain serta penggawa Barcelona sangat merindukan Alves. Pesepakbola veteran asal Brasil itu menunjukkan kalau umur tak berarti baginya bahwa itu hanyalah sebuah angka. Di usianya yang sudah 33 tahun dia masih jadi wing-back besar dalam sukses Bianconeri musim ini.
pada pertandingan leg kedua menghadapi AS Monaco mengesahkan argumen di atas. Dari empat gol yang dibuat Juventus, Alves selalu terlibat di dalamnya. Dia membuat satu gol dan melepaskan tiga assist - yang salah satunya dilakukan dengan aduhai melalui backheel pada Gonzalo Higuain.
Sebelum laga Alves adalah pemain yang memberikan penciptaan peluang terbanyak di Liga Champions musim ini. Dengan 27 peluang diciptakan olehnya dan mengalahkan Toni Kroos (26), Neymar (25), dan Lucas Moura (25). Statistik yag luar biasa buat seorang bek kanan.
Selangkah lagi dari Camp Nou di akhir musim lalu, Alves masih jadi bagian skuat dari Barcelona. Dia punya hubungan kerja sama yang sangat luar biasa baik dengan Lionel Messi di atas lapangan. Alves adalah peemberi umpan terbanyak kepada Messi yang kemudian dijadikan gol. Tak ada pemain lain yang bisa menyamai jumlah 42 assist Alves pada Messi.
Para fans Barca masih tidak melupakan aksi Alves merebut bola di lapangan tengah yang kemudian dia umpan ke Messi untuk kemudian menjadi gol pertama Barca atas Bayern Munich. Atau umpan aerial panjang nan akurat yang dilepaskan Alves untuk dituntaskan menjadi gol oleh Luis Suarez yang memberi Barca kemenangan 2-1 atas Real Madrid. Kemenangan itu menjadi salah satu hal yang berkontribusi besar dalam sukses Barca meraih treble.
Kekecewaan para suporter Blaugrana makin besar saat tim sejatinya mereka dibungkam oleh Juventus pada leg pertama babak delapan besar. Alves membuat Neymar terkaku meski untuk kemudian memberi pelukan untuk menenangkan tangis rekan setimnya di Timnas Brasil itu.
Alaves berkarierk selama delapan musim di Barcelona, Alves memainkan 391 pertandingan, meraih 286 kemenangan, membuat 21 gol, menciptakan 97 assist dan mempersembahkan 23 trofi.
Tapi itu hanya sejarah kenangan semata, saat ini mengejara kesuksesan bersama klub besar Italia Juventus. Di musim ini mantan pemain Barcelona itu berhasil memburu trebbel yang ke tiga, dalam memakai kostum Juve “itam putih”
Portal berita sepak bola terupdate






