Jakarta – Sampai detik ini, daftar top skor di Indonesia didominasi oleh pemain asing dalam beberapa musim terakhir. Menurut Samsul Arif hal itu bisa terjadi karena mental pemain lokal kita yang masih belum dibina dengan baik.
(Baca juga : Usai Keroyok Wasit, 3 Pemain Ini Dituntut 3 Bulan Penjara)
Striker Barito Putera ini menilai jika mentalitas ini yang sudah membuat striker lokal sulit mendapatkan gelar topskor. Contohnya musim lalu, salah satu pemain asing Sylvano Comvalius bahkan sampai berhasil mengalahkan rekor Peri Sandria sebagai pencetak gol terbanyak dalam kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
“Kita punya potensi, saya pikir itu hanya masalah mental. Pemain Indonesia belum punya mental untuk jadi topskor, dan mungkin masih minim waktunya buat kita. Banyak striker saat ini, seperti Boaz (Solossa) dan semuanya mungkin,” ujar Samsul.
Bermain perdana di luar Pulau Jawa, diakui mantan pemain Persela Lamongan ini menjadi sebuah tantangan tersendiri untuknya. Samsul juga berjanji akan memberikan hasil maksimal bersama tim yang diasuh oleh Jacksen F Tiago tersebut.
“Saya punya optimisme dan motivasi tersendiri main di sini, saya sudah punya pertimbangan yang cukup matang untuk main di sini. Kalau target pribadi semua pemain pasti mau juara saya pun mau juara. Kali ini saya ada petualangan baru di luar Pulau Jawa, saya pikir harus all out,”
Samsul juga tak takut bersaing di Lini depan Barito dengan pemain seperti TA Musafri, Rizki Pora dan legiun asing asal Brasil, Patrick da Silva. Bahkan ia merasa bangga dan tertantang.
“Setiap tim pasti ada persaingan di tim, saya pikir itu wajar, dan saya menyikapinya secara sehat saja berpikir untuk tim saja. Mereka pemain hebat, dan penting bagi Barito. Saya bangga kerja sama, saya mau bantu banyak untuk tim. Mudah-mudahan bekerja dengan mereka juga lancar,” ungkap Samsul. (Hanna – beritaboladunia.net)






