Jakarta – Pemain naturalisasi Singapura sekaligus kapten Tampines Rovers, Fahrudin Mustafic ternyata punya impian ingin berkiprah kembali di Indonesia. Fahrudin kini merasa sudah cukup senja untuk kembali menjadi pemain di Indonesia namun masih ada cita-cita yang ingin dicapainya di Tanah Air.
Pada musim 2010/11, Persija adalah tim yang dibelanya setelah sempat juga pernah memperkuat Persela Lamongan. Saat itu Fahrudin hanya semusim bersama Persija namun tetap membekas sebagai kenangan terindah.
Kembali sebagai pemain lawan di AFC Cup 2018, Fahrudin justru dikalahkan mantan timnya dengan skor 4-1 di SUGBK. Fahrudin pun masih merasakan atmosfer luar biasa yang diberikan Jakmania dan sangat bangga pernah memperkuat Persija.
Hingga akhirnya menjabat pelatih Persija merupakan salah satu daftar dari impiannya.
“Saya berharap sebenarnya 10 tahun lebih muda untuk main di Indonesia lagi. Sekarang saya terlalu tua untuk main di Indonesia, tapi kita tak pernah tahu, mungkin saya bisa ke sini lagi, sebagai pelatih Persija atau yang lain,” ungkap Fahrudin kepada wartawan.
Baca Juga : Pemain Arema Yang Menjebol Gawang Persebaya Pernah Menimba Ilmu di MU
Diakuinya, menjadi pemain lawan kontra tim sekaliber Persija saja menjadi kebanggaan tersendiri apalagi merasakan dukungan fanatik dari Jakmania sebagai pelatih tim Ibukota di setiap laga.
“Saya punya kenangan manis di sini selama semusim. Saya bermain di depan suporter terbaik di Asia Tenggara, dan sangat menyenangkan bisa bermain di depan pendukung seperti itu,” pungkas Fahrudin. (Handi Novandi - Beritaboladunia.net)






