Jakarta - Saat menjalani latihan di Stadion Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur, Timnas Indonesia U-16 kini didampingi oleh psikolog guna menjaga dan membangun stabilitas mental para pemain, Senin(26/2).
Dan berikut ungkap sang pelatih, Fakhri Husaini terkait dengan kehadiran psikolog di jajaran offisial timnya tersebut,
“Sebagai pelatih, mungkin saya bisa memotivasi mereka. Akan tetapi, untuk membangung dan menjaga mental mereka, saya butuh bantuan dari psikolog.”
Dan di awal pekan ini, Laksmiari Saraswati akan memberikan materi mental ‘Resilien’, bagi yang kurang familiar dengan istilah tersebut, psikilog tim yang kerap disapa Asti itu kemudian menjelaskan,
“Resiliensi adalah daya lenting mental seseorang dalam menghadapi tekanan, kemampuan seseorang bangkit dari keterpurukan untuk menjadi lebih tinggi lagi dari sebelumnya. Resiliensi itu sendiri hanya terjadi bila ada dua faktor yaitu faktor risiko dan faktor proteksi.”
“Hal pertama yang saya lakukan adalah memfasilitasi tim agar dapat mengenali diri dan memahami diri sendiri. Dengan mengenali dan memahami diri maka mereka bisa memahami dan mengenali orang lain. Hal ini secara tidak langsung menjadi sumber kekuatan diri kita sendiri. Ibaratnya kita tahu persis amunisi yang kita miliki,” tambahnya.
“Di tim ini, jajaran pelatih dan offisial memiliki peran signifikan dalam perkembangan para atlet remaja. Fakhri pelatih sekaligus berperan sebagai bapak yang selalu membimbingg, mendidik dan melindungi pemain. Manajer, staf pelatih dan offisial tim sebagai paman atau kaka yang berperan menjadi sahabat sekaligus pendamping. Sementara saya yang bisa berperan sebagai ibu dari para pemain,” tutupnya. (Sanny - beritaboladunia.net).
Baca Juga Informasi Mengenai Lapangan Tertutup Salju Tebal, Laga Juventus Vs Atalanta Resmi Ditunda






