Pelatih Arema Gusar Timnya Dipecundangi PSIS

Samarinda – Arema FC harus menerima kekalahan mereka dengan skor 6-5 melalui drama adu penalty melawan PSIS Semarang pada laga perdana Grup A turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) di Stadion Palaran, Samarinda, Jumat (23/2) malam WIB, membuat pelatih Arema Joko Susilo gusar dan tak tenang.

(Baca juga : Keinginan PSMS Datangkan Beckham Tak Berjalan Mulus)

Joko berkata jika anak asuhnya saat ini masih banyak melakukan kesalahan yang sama, yaitu permainan buruk di sektor pertahanan. Ia juga menyampaikan hal ini kepada manajemen klub.

“Kami harus mengakui kemenangan PSIS dengan adu penalti. Tapi, ada beberapa kesalahan yang belum kami benahi. Itu menjadi PR [pekerjaan rumah] yang serius buat kami,” cetus Gethuk, sapaan Joko.

“Setelah waterbreak kami juga bermain menyerang, dan mendapatkan beberapa peluang. Sebetulnya permasalahan kami ketika bertahan. Bertahan saat di tengah, kami aman, tapi begitu masuk tiga perempat lapangan kami, ini masalahnya. Kelemahan yang di Piala Presiden masih sama.”

“Sebenarnya saya sudah menemukan [solusinya], tapi saya tak bisa sampaikan di sini. Saya akan sampaikan ke pengurus untuk memperbaiki ini, karena ini sangat penting.”

Gethuk juga menabahkan bahwa ia heran banyak pemainnya tumbang jelang laga akibat sakit. Namun, sebelum melakukan laga mereka semua sudah mendapatkan vaksinasi dari dokter tim.

“Tadi saya sedikit pusing. Saya enggak tahu, mudah sekali pemain kami sakit, padahal sudah diinjeksi. Anehnya, sakit itu datang sebelum bertanding,” ungkap Gethuk. (Howdy – beritaboladunia.net)