Pep Guardiola datang ke Manchester City musim panas lalu menggantikna manajer sebelumnya, Manuel Pellegrini. Penampilan Manchester City musim ini terbilang cukup mengecewakan bersama Pep Guardiola dan tidak dalam performa terbaik para pemain.
Pep Guardiola mengakui jika Manchester City meraih tiga gelar juara sekalipun, dirinya tetap akan merombak Manchester City musim depan. Pep Guardiola punya power yang besar untuk itu dan akan bisa membawa Manchester City pada kejayaan.
Manchester City tidak terlalu baik mengawali musim ini, saat ini posisi tiga di klasemen sementara Liga Premier Inggris menjadi sangat sulit untuk meraih gelar juara Liga Premier Inggris saat ini. Perbedaan 10 poin dengan posisi puncak terbilang mustahil karena Chelsea juga selalu menorehkan hasil kemenangan di setiap pertandingan.
Pertandingan terakhir ketika harus tersingkir karena menelan kekalahan dari AS Monaco juga menjadi kegagalan Pep Guardiola menangani Manchester City. Manchester City menorehkan kekalahan dengan skor 3-1 dan kalah agregat 6-6 karena AS Monaco unggul gol tandang. Ini menjadikan Manchester City satu-satunya tim yang ditangani Guardiola gagal tembus ke semifinal Liga Champion.
“Meskipun tim ini menjuarai tiga gelar, kami akan tetap membuat perubahan. Jadi juara Liga Champions atau tidak kami akan melakukan perubahan. Saya tahu itu. Saya memiliki power lebih besar daripada sebelumnya sebagai pelatih. Bagi saya ini adalah tantangan besar dan saya ingin menghadapinya,” kata Guardiola dalam jumpa pers jelang pertandingan menghadapi Liverpool.
“Saya bertemu dengan bos besar Sheikh Mansour di Abu Dhabi dan saya tahu rencananya. Kami memikirkan agar tim ini lebih baik. Untuk pemain dan pelatih, semuanya tergantung pada hasil, tapi saya ingin terlibat sebanyak mungkin untuk membantu tim saya melangkah maju,” sambungnya.
Portal berita sepak bola terupdate






