Moskow - Arsitek timnas Meksiko, Juan Carlos Osorio, enggan memandang remeh Jerman yang kini dihuni oleh banyak pemain muda jelang laga semi-final Piala Konfederasi 2017.
Deretan pemain yang dipanggil oleh pelatih Joachim Low di Piala Konfederasi 2017 cukup mengejutkan karena sang manager memberikan kesempatan pada pemain muda dibanding memasukkan pemain tenar seperti Mesut Ozil, Toni Kroos dan Thomas Muller.
Dan ternyata, skuat muda seperti Julian Draxler dan Joshua Kimmich sukses tampil impresif dengan menjadi jawara di babak penyisihan grup.
Melihat apa yang telah ditampilkan oleh calon lawannya itu, Osorio memberikan komentar menarik.
“Muda dan punya pengalaman adalah dua hal berbeda. Contohnya, Anda bisa belajar di universitas ketika berusia 30 dan menjadi ahli operasi jantung namun tidak punya pengalaman,” ujarnya (29/06/2017).
“Tetapi Anda juga bisa belajar di usia 21 kemudian bekerja di area awat darurat di kota besar dan harus terlibat di sepuluh operasi setiap pekannya.”
“Saat Anda berusia 22 atau 23, Anda akan punya pengalaman yang lebih banyak ketimbang teori.”
“Hal serupa terjadi di sepakbola. Keuntungan Jerman adalah memiliki skuat dengan usia antara 22 dan 25 seperti Leon Goretzka, Kimmich, Mathias Ginter, Emre Can dan Draxler.”
“Faktanya mereka masih berusia 23 tetapi sudah beredar di banyak kejuaraan besar.”
“Itu jadi pembeda. Usia bukan masalah tetapi satu hal yang pasti Jerman punya skuat yang sarat pengalaman meski masih muda.”
“Sekarang kami punya kesempatan mewakili sepakbola Meksiko dan CONCACAF untuk menghadapi Jerman dan belajar banyak dari mereka,” tandasnya. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






