Beritaboladunia.net – Arema FC akan menjamu Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan dalam laga lanjutan Liga 1 pekan ke 26, Minggu (24/09).
Pelatih Arema FC, Joko Susilo menargetkan kemenangan dalam laga nanti karena akan menjadi momen bagus timnya melengserkan posisi Persija Jakarta di urutan keenam. Saat ini Arema FC hanya terpaut selisih dua poin di bawah posisi Persija Jakarta. Joko juga menegaskan laga nanti akan menjadi misi balas dendam di kekalahan pertemuan pertama.
“Persiapan kami melawan Persija berjalan baik. Latihan taktikal sudah kami lakukan, tinggal menentukan siapa yang paling siap bermain. Kami dalam kondisi lelah, namun pemain terbaik sesuai dengan kebutuhan akan selalu saya mainkan, tidak ada niatan untuk menyimpan pemain,” terang Joko.
“Semakin hari kolektivitas kami membaik, kami harus lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kami dulu kalah dengan skor 2-0, dan semoga bisa memenangkan pertandingan. Persija ada beberapa pemain yang bagus, mereka sangat berbahaya saat open play ataupun bola mati.”
Sementara itu, pelatih Persija, Stefano Teco merasa melawan Arema FC termasuk menjalani laga sulit. Teco sadar para pemain pelapis Arema FC juga memiliki kualitas yang baik dan akan menyulitkan timnya membangun serangan ditambah lagi absennya Reinaldo Elias dan Ramdani Lestaluhu karena cedera menjadi kelemahan timnya.
“Kami punya waktu pendek, kondisi fisik akan menjadi ujian, sebab lawan adalah tim bagus, dan kami respek terhadap tim ini. Kami selalu sulit melawan Arema. Tapi saya sudah katakan kepada seluruh pemain, laga di tahun sebelumnya tidak perlu dipikirkan, dan fokus ketimbang menanggung beban hasil sebelumnya,” urainya.
“Meiga dan Andritany [Ardhiyasa] menjadi kiper terbaik di Liga 1. Dia juga andalan timnas Indonesia. Saya juga tidak tahu alasannya dia masih absen. Tentu menjadi keuntungan ketika dia tidak bermain,” kata Teco.
“Tapi, kiper kedua mereka juga kuat, dan melawan Persija bukan menjadi laga pertamanya. Dia sudah main ketika melawan Mitra Kukar. Kami respek saja dengan kiper kedua Arema, dan tak meremehkannya.”






