Beritaboladunia.net - Bek tengah Liverpool, Dejan Lovren telah dirampok saat ia berlibur bersama keluarganya dan percaya bahwa mereka dibuat tak sadar dengan gas tertentu.
Lovren telah berlibur ke Kroasia ketika insiden itu terjadi, yang berujung pada penangkapan empat pelaku dengan rata-rata usia 25 hingga 33 tahun.
Uang dan sejumlah perhiasan diambil dari sebuah flat yang berada di Zagreb, namun Lovren mengaku takut ia dan keluarganya akan kembali jadi target para kriminal tersebut.
Baca juga : Gerrard Yakin Coutinho Masih Dicintai Fans Liverpool
“Ya, saya dirampok. Mereka mencuri semua dari saya,” tutur Lovren. “Saya tidak mendengar apapun. Seolah mereka memasukkan sesuatu ke apartemen saya untuk membuat saya tertidur. Mereka bisa saja menculik anak saya, dan saya tidak akan tahu sama sekali. Itu pengalaman yang buruk.”
“Saya takut mereka mungkin akan menculik anak saya. Kala itu putra saya berulang tahun. Saya menghabiskan banyak uang untuk menghapus foto anak saya dari Internet. Saya tidak tahu apa yang mungkin terjadi jika saya terbangun dan mendapati para perampok itu.”
Pemain usia 28 tahun tersebut sebelumnya juga pernah terlibat insiden yang melibatkan pelaku kriminal. Ia sempat diperas oleh sebuah geng dan mengaku bahwa mempunyai masalah dengan istrinya.






