Beritaboladunia.net – Pertandingan Liga 2 kembali terjadi kerusuhan ketika PSMS Medan bertandang ke markas Persibat Batang di Stadion M. Sarengat, Jumat (29/09). Kemenangan tuan rumah dengan skor 1-0 atas PSMS Medan tidak bisa diterima oleh tim tamu karena wasit dinilai berat sebelah kepada mereka.
Supriyono berhasil mencetak gol Persibat di menit ke 84 melalui titik putih, dan akhirnya menjadi kemenangan timnya atas PSMS Medan kala itu.
Asisten pelatih PSMS, Edy Syahputra mengaku para pemain dan sejumlah staf kepelatihan timnya geram dengan keputusan wasit. Menurut mereka wasit yang menjadi pengadil lapangan kala itu tidak adil dan memberikan keputusan kontroversial yang merugikan PSMS.
“Kericuhan akibat kepemimpinan wasit yang terlalu memihak ke tuan rumah,” tutur Edy seperti dikutip dari Tribun Medan.
Suporter Persibat juga ikut geram dengan aksi kericuhan yang dibuat oleh para pemain lawan dan melakukan pelemparan ke arah pemain PSMS Medan. Tidak hanya itu, para pemain PSMS juga ikut berduel dengan pihak keamanan dalam laga tersebut.
“Setelah peluit akhir ditiup anak-anak mencoba menanyakan kepada wasit, tapi wasit lari dan anak-anak mengejar wasit dan dihalangi oleh polisi. Nah di situlah anak-anak merasa emosinya tak tersalurkan, jadi duel dengan polisi,” papar Edy.
PSMS Medan pun semakin sulit untuk bersaing di Grup B babak 16 besar Liga 2, mereka hanya mampu meraih satu poin dari tiga laga yang sudah dijalani. Sementara Persibat Batang dan PSIS Semarang bersaing di papan atas Grup B.






