Beritaboladunia.net – Mantan pelatih Persela Lamongan, Heri Kiswanto kecewa dengan pernyataan Ivan Carlos yang mendesak manajemen memecat dirinya melalui akun Instagramnya. Heri terkejut dan menyayangkan sikap Carlos terhadap dirinya.
Sebelumnya Heri merasa tidak memiliki keretakan dalam hubungannya bersama Ivan Carlos, pernyataan dalam Instagramnya juga tidak disadari namun setelah diinformasikan oleh anaknya sendiri, Heri merasa Carlos punya sikap yang tidak profesional bahkan cenderung bisa merusak tim Persela.
“Saya enggak tahu awalnya, kan saya enggak punya medsos [media sosial]. Anak saya yang kasih tahu. Saya baca sempat kaget juga. Saya sangat tersinggung. Padahal selama ini saya menganggap tidak ada apa-apa,” cetus Herkis dilansir laman resmi Persela.
“Sikap Carlos sudah begitu. Diapa-apakan juga sulit. Setelah kena kartu kuning atau akumulasi, latihan saja enggak benar. Sudah enggak serius. Disuruh jogging saja enggak mau.
“Di situ saya merasa saya tidak dibela pemain. Sudah enggak respect. Sudah repot saya. Tidak latihan saja sama dengan meremehkan kami. Ada manajer menonton latihan saja dia enggak mau latihan. Saya sudah kecewa sama Ivan Carlos.”
Kendati demikian, Ivan Carlos diakui masih dibutuhkan kualitasnya untuk membangun prestasi Persela Lamongan namun sikap malas latihan dan kerap kali tidak ingin ditegur membuat Herkis sangat kecewa dan menyayangkan sikapnya tersebut.
“Ivan Carlos itu tukang gedor. Sekali main kena kartu, kan sayang. Kita [Persela] sebenarnya butuh Ivan Carlos. Sempat saya tegur saat lawan Semen Padang ketika dia kena kartu kuning protes ke wasit, dia malah marah ke saya,” ungkap Herkis.
“Saya enggak mau ribut, tapi kalau [Carlos] masih ada di Persela dengan sikap seperti itu, pasti akan melakukan sikap serupa. Jelas merugikan tim. Kalau mau pecat, pecat saja sekalian.”
“Saya bukan soal teknis, saya tidak menutup mata kemampuan Carlos. Saya sebetulnya mau mengombinasikan Carlos dengan Samsul [Arif]. Tapi sikapnya itu yang kurang bagus.






