Beritaboladunia.net – Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mengisntruksikan Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya, Afghani Wardhana untuk segera menyelesaikan permasalahan Persebaya terkait stadion yang akan digunakan tim kebanggan asal Jawa Timur tersebut untuk menggelar pertandingan kandang mereka.
Risma secara langsung berkomunikasi dengan Afghani untuk mengurus permasalahan yang dimiliki Persebaya, sikap tersebut sekaligus menepis kabar yang mengatakan Risma telah menghalang-halangi prestasi Persebaya di kompetisi Liga 2. Risma sendiri masih dalam tugasnya ke luar negeri untuk memenuhi undangan sebagai pembicara.
“Ibu itu berada di luar negeri. Saking tidak ingin mengecewakan Persebaya, dia menghubungi saya untuk suruh cepat proses Persebaya. Jadi tidak ada niat dia untuk menghalang-halangi Persebaya selama ini,” tuturnya.
Sebelumnya yang menjadi permasalahan pelik Persebaya adalah terkait dua stadion yang direncanakan akan digunakan tim untuk menggelar pertandingan kandang mereka. Manajemen klub berencana akan mengganti Stadion Gelora Bung Tomo ke Stadion Gelora 10 November. Namun pada akhirnya keduanya mendapat malah tidak bisa digunakan sama sekali oleh Persebaya.
Stadion Gelora Bung Tomo memang sedang diadakan perbaikan namun Stadion 10 November yang menjadi alternatif juga tidak pada fasilitas yang memungkinkan. Imbasnya Stadion 10 November juga melakukan renovasi terkait penerangan lampu stadion dan beberapa kursi di tribun penonton.
Hingga saat ini belum ada kejelasan terkait tempat yang akan menjadi markas sementara Persebaya. Masalah ini tentu mengganggu jalannya kompetisi Liga 2 dan fokus para pemain yang harus kembali beradaptasi dengan bergonta ganti stadion. Persebaya masih dalam usaha mereka promosi ke Liga 1 kasta utama sepakbola Indonesia.
Saat ini Stadion Gelora 10 November masih jadi prioritas pengganti Stadion Gelora Bung Tomo, selain sama-sama di Surabaya, stadion tersebut sarat dengan sejarah persepakbolaan Jawa Timur.
Portal berita sepak bola terupdate






