Beritaboladunia.net – Sebelumnya pelatih PS TNI menuding wasit tidak melakukan kinerjanya dengan baik di atas lapangan, imbasnya sebagai tuan rumah mereka gagal meraih kemenangan ketika menjamu Arema FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor pada Senin (03/07) dalam pertandingan lanjutan Liga 1 pekan ke 12.
Ternyata bukan hanya Ivan Kolev yang kecewa dengan kinerja wasit Ikhsan Prasetya Jati yang memimpin langsung laga PS TNI berhadapan dengan Arema FC. Ada juga dari kubu Arema FC yang geram dengan keputusan wasit.
Sosok tersebut adalah Cristian Gonzales yang emosi dengan keputusan wasit menganulir gol Arthur Cunha, terlebih lagi banyak sekali offside yang dilakukan Arema FC yang membuatnya jadi frustasi.
“Saya sekarang lagi emosi. Wasit bisa membuat pemain emosi di pertandingan tadi. Offside terus, kami sendiri kena offside terus, tadi Arthur cetak gol bagus, itu bukan offside,” kata Gonzales.
Terkait penangguhan pemain U-23, Cristian Gonzales tidak melihat ada masalah dalam regulasi terbaru Liga 1. Gonzales hanya menitikberatkan wasit di Liga 1 hingga pekan ke 12. Sangat disayangkan melihat persepakbolaan Indonesia yang sedang berkembang lebih maju tapi harus diwarnai kontroversi keputusan wasit.
“Itu bukan masalah di Indonesia (regulasi), pemain muda atau senior bukan masalah, suporter juga bukan masalah, yang bermasalah di sepakbola kita wasit. Saya mengerti mereka manusia, tapi dalam satu pertandingan mereka tidak boleh salah 10 kali, itu masalah sepakbola indonesia, bukan pemain muda atau senior,” tegasnya.
“Kalau boleh bicara jujur, saya hormati dengan wasit karena juga punya teman yang berprofesi sebagai wasit. Tapi, wasit tadi tidak bisa lari, dia (seperti) keram,” tambahnya.
Portal berita sepak bola terupdate






