Beritaboladunia.net – Pertandingan lanjutan Liga 1 pekan ke 11 antara Persija Jakarta menjamu Sriwijaya FC pada Jumat (16/06) tidak akan digelar di Stadion Candrabhaga, Kota Bekasi. Markas Persija sebelumnya tersebut melarang Persija untuk menjalankan laga pekan ke 11 karena alasan seringnya terjadi kericuhan jika Persija menjalani pertandingan, imbasnya mereka harus mengganti stadion menggelar pertandingan nanti.
Ketua Panitia Pelaksana (panpel) pertandingan kandang Persija, Arief Kusuma menjelaskan pertandingan berikutnya Persija akan menggunakan Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi sebagai markas mereka jalani laga pekan ke 11 melawan Sriwijaya FC, penampilan kandang mereka tersebut juga dilarang dihadiri oleh penonton.
“Lawan Sriwijaya FC, pindah ke Stadion Wibawa Mukti di Cikarang. Pertandingan juga digelar tanpa penonton,” ungkap Arief saat dihubungi Indosport, Rabu, (14/06).
Arief masih enggan berkomentar terkait pelarangan penonton hadir dalam laga kandang tersebut, memang diakui Arief ada suatu penyebab namun bukan karena kejadian sebelumnya yang mengatakan fans Persija selalu membuat kericuhan dalam lapangan.
Arief sempat mengklarifikasi kericuhan bukan terjadi di dalam lapangan melainkan di luar stadion yang hampir terjadi di setiap laga kandang mereka.
Kericuhan tersebut dipicu dari penonton yang ingin masuk tanpa menggunakan tiket, bahkan mereka bisa melakukan tindakan anarkis dan melakukan penyerangan kepada anggota Kepolisian. Imbasnya ada kabar yang beredar, Kepolisian setempat melarang Persija menghadirkan penonton dalam setiap laga kandang mereka.
“Bukan karena itu. Ada suatu sebab. Kalau soal itu hampir setiap partai kandang ada,” tutur Arief.
Hal ini tentu mencoreng momen kebangkitan Persija yang sedang dalam tren positif tiga kali menang beruntun dalam laga terakhir mereka.
Portal berita sepak bola terupdate






