Jakarta - Timnas Garuda U-22 yang dibesut oleh pelatih Luis Milla akan melakoni laga uji coba kontra Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa sore, 21 Maret 2917. Laga ini adalah bagian dari penjajakan timnas Indonesia sebelum terjun ke SEA Games 2017.
Pertandingan nanti adalah ujian pertama bagi Luis Milla. Pelatih asal Spanyol itu didaulat oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia untuk menjadi juru taktik yang bisa memberikan prestasi tertinggi untuk timnas.
Karena itu setidaknya ada tiga hal yang membuat laga Indonesia vs Myanmar layak untuk ditunggu sore ini.
1. Sejauh mana Luis Milla menerapkan strategi tiki-taka
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi sempat mengatakan alasan memilih pelatih asal Spanyol untuk menangani Evan Dimas dkk karena karakter permainan Indonesia dekat dengan gaya bermain Spanyol. Kini, sejauh mana pelatih yang juga mantan pemain itu mampu menerapkan gaya bermain Spanyol, yang terkenal dengan tiki-taka? Kita akan temukan malam ini.
Baca Juga : Prediksi Indonesia vs Myanmar 21 Maret 2017
2. Formasi yang akan digunakan Luis Milla
Timnas Garuda selama ini terbiasa dengan pola 4-4-2. Sedangkan Spanyol efektif bermain dengan aturan formasi 4-3-3. Lalu, strategi mana yang akan dipilih oleh Luis Milla malam ini? Sebelumnya, sang pelatih telah mengindikasikan akan menerapkan pola baku 4-3-3. Tapi, tetap menarik dilihat, seberapa berbeda permainan timnas ditangan Luis Milla ?
3. Siapa pemain yang akan dipasang Luis Milla
Sejauh ini, Luis Milla telah menyeleksi 26 pemain untuk melakoni pemusatan latihan sekaligus seleksi pemain per 17 Maret lalu. Tentu persaingan antar pemain untuk mendapatkan tempat starting eleven menjadi sangat terbuka. Penasaran untuk memastikan siapa saja pemain yang akan diturunkan oleh Luis Milla. Apakah pemain langganan seperti Evan Dimas atau justru bakal ada bintang baru yang muncul. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






