Setelah dirinya sudah memainkan pertandingan kontra Arema Cronus, bek tengah Persib, Diogo Ferreira terlihat tampak menangis sambil memeluk satu-persatu awak Maung Bandung. Hal itu menjadi penanda bahwa Diogo baru saja memainkan laganya yang terakhir bersama Persib musim ini.
Pemain asal Australia itu memang digadang-gadang akan dilepas oleh klub setelah kontraknya selesai. Sang pemain pun kini sudah tidak lagi terikat dengan ikatan kerjsama dengan Persib. Namun sebetulnya hingga saat ini sang pemain masih belum mendapat keputusan apakah dia dirilis atau akan dipertahankan oleh klub nantinya.
Dimana memang Sang pemain sendiri pun yang mengatakan bahwa dia siap menerima apapun keputusan pelatih dan manajemen terkait masa depannya didalam tim. Karena hak untuk menentukan siapa amunisi yang bertahan memang ada pada mereka. Meskipun saat ini dirinya sudah dihubungi beberapa klub lain, Diogo mengaku bahwa dia sebenarnya masih ingin berada di Bandung dan bermain disana.
Saya sendiri memang tidak tahu, saya sangat senang jika bisa bertahan tapi itu bukan kebijakan saya, itu menjadi milik pelatih dan manajemen. Ada beberapa opsi di depan tapi saya senang jika tetap berada di sini. Kita belum tahu bagaimana kelanjutannya,” ungkap Diogo.
Sebagai pemain, dia memang tidak bisa seenaknya memilih klub mana yang menjadi pelabuhannya nanti. Tapi memang itu sendiri sudah tergantung pada tim yang membutuhkan jasanya atau agen yang mempromosikannya. tapi jika nantinya dia akan dipertahankan oleh Persib, dia merasa senang karena sudah sangat nyaman berada di salah satu klub elit tanah air.
Saya tidak tahu itu bukan tergantung saya tapi tergantung manajemen dan pelatih berbicara pada agen saya. Dan setelah banyak pekan dialui disini saya menikmati bermain di Persib, saya menikmati berada di Bandung, buat saya ini adalah klub terbesar di Indonesia dan juga klub terbaik, disini sudah seperti keluarga bagi saya,” jelas Diogo.
Diogo memang santer dikabarkan tidak akan ada lagi di tim karena penampilannya dalam awal kedatangannya tidak bagus. Dia dianggap sebagai bek tengah yang tidak cocok mendampingi Vladimir Vujovic di jantung pertahanan tim Maung Bandung ini.
Namun seiring berjalannya waktu, Diogo semakin tangguh mengisi peran dari Rudolof Yanto Basna yang dipanggil timnas. Dia juga total membantu Persib membuat 7 clean sheet di putaran kedua. Performanya pun mendapat pujian saat mematikan Crisitian Gonzales dalam laga kontra Arema kemarin.
Dan juga Saya rasa begitu, kami memang lambat beradaptasi dan saat ketika memulai, tapi perlahan mulai bisa memahami satu sama lain. Seperti saya katakan tadi bahwa sejak 11 laga mulai dipasang bersama kami bisa mendapat 7 cleansheet itu sendiri memang sudah sangat bagus,” beber Diogo.
Portal berita sepak bola terupdate






