Berita Bola - Juara Piala AFF, Pelatih Thailand Belum Digaji 4 Bulan?

783

Kabar yang memang tidak sedap menghampiri sepak bola Thailand setelah mereka menaklukkan Timnas Indonesia untuk menjuarai Piala AFF 2016. Kabar tidak sedap itu adalah terkait nasib pelatih Kiatisuk Senamuang.

Seperti yang sudah diketahui, Kiatisuk adalah sosok yang sangat penting dalam kesuksesan Thailand menjuarai Piala AFF 2016. Kecerdasannya dalam meramu taktik dan mengambil keputusan soal penempatan pemain benar-benar menjadi alasan utamanya takluknya Timnas Indonesia di tangan Thailand dalam leg kedua babak final.

Namun, ada laporan yang menyebut bahwa pelatih kelahiran 11 Agustus 1973 itu belum menerima upah hingga empat bulan. Kabarnya, jumlah gaji Kiatisuk yang belum dibayar selama empat bulan mencapai lebih dari 5 juta baht atau sekitar Rp 1,8 miliar.

Menanggapi kabar tersebut, Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) memang sudah langsung angkat bicara. Mereka membantah kabar yang menyebut FAT belum menjalankan kewajibannya terkait upah Kiatisuk yang belum dibayarkan itu.

Dan juga Saya sendiri memang tidak pernah mendengar hal tersebut. Itu hanya pembicaraan yang orang-orang. Saya ingin mengatakan bahwa FAT sudah membayar gaji Zico. Kami akan segera menggelar konferensi pers untuk meluruskan hal itu,” kata Pisan Jundilok, Sekretaris Jenderal FAT.

Jika memang benar, dan memang juga tentu saja hal tersebut sangat disayangkan. Padahal, Zico sendiri memang adalah sosok yang sangat penting dalam kesuksesan sepak bola Thailand selama lebih dari dua dekade terakhir. gelar Piala AFF yang diraih Thailand adalah sumbangsih mantan pemain Royal Thai Police tersebut.

Sebagai pemain, dia juga sudah mempersembahkan tiga gelar Piala AFF, yakni pada edisi 1996, 2000, dan 2002. Usai menjadi pelatih, dia juga sudah membawa Thailand menjadi penguasa Piala AFF 2014 dan 2016.

Zico sendiri sempat berbicara soal masa depannya bersama Thailand. Saat ditanya soal kemungkinan dirinya melatih Timnas Indonesia. Dia memang tidak menolak soal kemungkinan tersebut. Namun, saat ini ia ingin membangun kekuatan sepak bola Thailand untuk bersaing di tingkat Asia dan dunia.