London - Arsene Wenger masih terus mendapatkan kritikan dan tekanan untuk hengkang dari Arsenal. Meski tak nyaman, Wenger akan menerima karena hasil tim memang kurng memuaskan.
Wenger sendiri saat ini menghadapi ujian yang sangat berat setelah dirinya gagal memabawa Arsenal untuk bersiang di Premier League dan Liga Champions. Mereka saat ini erancam gagal finis di empat besar, sementara di Liga Champions tersingkir di babak 16 besar dengan agregat 2-10 dari Bayern Munich.
Di Liga Inggris, Arsenal masih menduduki posisi ke enam dengan perolehan 50 poin dari 33 laga. Mereka terpaut enam poin dari dari Manchester City yang berada di posisi ke empat, posisi tersebut merupakan batas Zona Liga Champions.
Arsenal terancam tak finish di empat besar untuk kali pertama di era Wenger, yang dimulai sejak 1996 silam. Dan ini cuma memperburuk situasi, dengan suporter Arsenal sudah sejak lama memendam ketidakpuasan karena puasa gelar liga.
Suara tersebut akan menuntut Wenger untuk hengkang dari Arsenal, apalagi kontraknya mau habis pada musim ini.
Soal kritikan, Wenger mempercayai bahw itu murni karena telah mendaptkan hasil yang tak memuaskan pada musim ini. ia pun merasakan hal yang sama jika gagal mendapatkan hasil bagus.
“Saya ya seperti yang lainnya juga, saya lebih ingin disukai ketimbang dibenci. Tapi saya bisa mengambil jarak dengan hal itu,” kata Wenger dikutip Sky Sports.
“Saya juga tahu bahwa kebencian itu bukan soal orangnya, melainkan fakta bahwa sang manajer tidak memenangi laga-laga. Mereka mau menang dan saya bisa membedakan hal itu.”
“Saya tak terlalu menganggap kritikan itu personal. Bahkan saya pribadi membenci diri saya sendiri, si sosok manajer dalam diri saya, lebih dari siapapun ketika saya tak menang. Saya adalah pecundang yang sangat buruk,” imbuhnya.
Portal berita sepak bola terupdate






