Beritaboladunia.net – Manajer Paris Saint-Germain, Unai Emery meyayangkan keputusan wasit yang mengganjar Neymar dengan kartu merah. Emery melihat Neymar juga kerap dilanggar oleh pemain Marseille namun malah Neymar dihukum keluar lapangan. Keputusan tersebut sangat tidak adil bagi Neymar dan terpaksa diterima dengan berat hati olehnya.
Paris Saint-Germain berhasil menahan imbang tuan rumah Olympique Marseille dengan skor 2-2 dalam lanjutan Ligue 1 Perancis pekan kesepuluh, Senin (23/10). Neymar (di menit 33’) sempat menyamakan kedudukan gol dari keunggulan tuan rumah lewat Luis Gustavo (16’), dan secara dramatis giliran Edinson Cavani (90+3) yang menyelamatkan timnya dari gol ganda Marseille lewat Florian Thauvin (78’).
Baca Juga : Dani Alves Keberatan Disebut Pengasuh Neymar
Paris Saint-Germain kesulitan mengembangkan permainan setelah Neymar mendapatkan kartu kuning kedua imbas berbenturan dengan Lucas Ocampos dan menginjaknya, bermain dengan 10 pemain Paris Saint Germain harus kebobolan gol kedua Marseille meski beruntung tendangan bebas Cavani menyamakan skor di menit-menit terakhir laga.
“Kami sedikit kecewa dengan kartu merah itu karena dia sering dilanggar di sepanjang pertandingan,” tutur Emery di FFT.
“Saya kira wasit juga harus berpikir dengan benar. Dia harus melindungi para pemain.”
“Kartu kuning itu, saya kira tak adil untuk Neymar. Dia adalah pemain yang ingin bermain, namun jika di tiap laga dia di provokasi, akan ada agresivitas. Saya kira tugas wasit adalah melindungi pemain penting di kedua tim.”






