Beritaboladunia.net – Gianluigi Buffon tidak bisa menjawab jika disuruh memilih salah satu diantara menjadi kampiun Liga Champion bersama Juventus dan Piala Dunia bersama Italia. Buffon sadar sudah berusia senja dan kemungkinan musim ini menjadi akhir dari karirnya sebagai kiper terbaik di dunia.
Dalam penghujung karirnya, Buffon dihadapkan untuk terus mencapai prestasi tertingginya. Tahun depan akan menjadi kesempatannya memberikan akhir manis dari karirnya namun jika disuruh memilih akan terasa berat bagi Buffon antara Liga Champion dan Piala Dunia.
Baca Juga : Giampaolo Memimpikan Menjadi Pelatih Inter Suatu Hari Nanti
Terkait Piala Dunia, Buffon sempat menjuarainya tahun 2006 lalu untuk Italia kendati demikian harapannya terus membara menjadi juara dunia bersama negaranya. Tentu akan menjadi kebanggaan sendiri membawa nama besar Italia sebagai salah satu tim terbaik di dunia.
Di sisi lain, Juventus selalu gagal dalam final Liga Champion dan Buffon selalu menjadi penjaga gawang Juventus ketika mengalami kegagalan tiga kali di partai puncak kompetisi Eropa tersebut. Buffon pun punya tekat mengangkat trofi Liga Champion karena belum sekalipun merasakan momen tersebut.
“Saya senang berada di sini, saya harap saya bisa memenangkan penghargaan ini, tapi saya tak tahu apakah itu mungkin,” ujarnya sebelum penghargaan sebagai Kiper Terbaik FIFA 2017 diumumkan.
“Piala Dunia atau Liga Champions? Saya tak bisa memilih, saya pernah sekali memenangkan Piala Dunia dan yang kedua saya tiga kali kalah di final, jadi saya tak bisa memilih,” tandasnya.






