Presiden Barca Senang Kisruh Transfer Neymar Kini Disorot UEFA

Beritaboladunia.net – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu menuturkan akan bersikap terbuka kepada setiap pemainnya jika pemain bersangkutan sudah tidak bahagia bersama Barcelona. Bartomeu enggan menjalani keributan yang sama di masa mendatang dalam internal timnya akibat proses transfer Neymar ke Paris Saint-Germain.

Bartomeu sebelumnya mempercayakan Neymar akan bertahan untuk Barcelona dengan menyodorkan kontrak baru, alih-alih ingin mempertahankan mereka, namun malah berbuah kasus hukum. Neymar memutuskan hengkang sebagai pemain termahal ke Paris Saint-Germain hingga akhirnya perseteruan Barcelona dan Neymar semakin memanas.

Barcelona menuntut Neymar mengembalikan dana 8,5 juta euro plus 10% bunga sebagai kerjasama kontrak barunya dengan Barcelona bulan April lalu, sementara Neymar menuntut Barcelona memberikan 26 juta euro bonus kerjasamanya dengan Barcelona menurut klausul kontrak barunya tersebut.

“Kami terlalu percaya kepada mereka, Neymar dan para penasehatnya. ketika ada pemain yang ingin pergi, mereka harusnya jujur. Alexis Sanchez, Pedro Rodriguez dan Cesc Fabregas jujur dan terbuka ketika mereka ingin pergi. Kami tidak akan menyakiti pemain yang tidak bahagia di Barcelona,” terang Bartomeu kepada La2.

Baca Juga : Pelatih Barca Tak Lagi Pedulikan Keberadaan Turan ?

Bartomeu sendiri rela membatalkan proses transfer Philippe Coutinho demi mematuhi peraturan UEFA terkait Financial Fair Play. Berbanding terbalik dengan Paris Saint-Germain yang terus berkelit dan tetap melaksanakan ambisi mereka mendatangkan Neymar dan Kylian Mbappe.

Bartomeu senang akhirnya UEFA mulai bergerak menyelidiki kasus tersebut karena dirinya mengaku perduli dengan kelangsungan finansial tim Eropa lainnya.

“Saya tak mau mengatakan berapa yang kami tawarkan untuk Coutinho. Liverpool meminta 200 juta euro, tapi kami tak akan memberikan 200 atau 150 juta euro. Semua klub harus menaati aturan FFP. Sekarang saya bahagia karena PSG sedang diselidiki UEFA. Ini semua demi kebaikan klub di seluruh Eropa.”