Proses Akuisisi AC Milain Dinilai Pemerintah Tiongkok Beresiko Tinggi

Beritaboladunia.net – AC Milan sudah berganti kepemilikan dari era Silvio Berlusconi ke Investor asal Tiongkok yang dipimpin oleh Yonghong Li. AC Milan memang mempunyai pemimpin baru dengan pembelian dengan nila 740 juta euro ditambah pelunasan hutang sebesar 220 juta euro. Kedua belah pihak sudah merampungkan kesepakatan berganti kepemilikan sejak bulan April lalu dan kini Rossoneri Sport Investment milik Yonghong Li dihinggapi kabar kurang sedap.

AC Milan memang sedang membangun tim ke era baru, nampak dari usaha mereka mendatangkan pemain. AC Milan jadi klub Eropa pertama yang paling menggebu mendatangkan pemain berkualitas sebut saja seperti Mateo Musacchio, Andre Silva, Ricardo Rodriguez, dan Franck Kessie sudah menjadi milik mereka.

Seperti dilansir dari Financial Times, Komisi Regulator Perbankan Tiongkok mengisntruksikan kepada bank-bank Tiongkok pemberi pinjaman kepada perusahaan besar untuk melakukan pengecekan kepada perusahaan besar yang melakukan investasi diluar Tiongkok termasuk Eropa.

Perusahaan yang dimaksud adalah Rossoneri Sport Investment yang kini menjadi pemilik AC Milan kemudian Fosun International yang sudah memiliki seluruh hak saham Wolverhampton Wanderers dan Dalian Wanda Group yang memiliki 20 persen saham klub Atletico Madrid, serta konglomerat Tiongkok HNA.

Komisi Regulator Perbankan Tiongkok prihatin dengan kegiatan yang dilakukan perusahaan tersebut karena dikhawatirkan akan mengalami kebangkrutan tidak bisa membayar bunga tinggi dari bank bersangkutan.

Terkait Rossoneri Sport Investment, mereka melalukan pinjaman ke Elliott Management yang berbasis di Amerika Serikat untuk menyepakati nominal fantastis akuisisi kepemilikan AC Milan. Hal ini dikhawatirkan bisa membahayakan finansial perusahaan tersebut. Memang belum ada pelanggaran yang dikabarkan oleh beberapa perusahaan besar tersebut namun kini saham mereka merosot ke nilai rendah.