Beritaboladunia.net – Kekecewaan tentu dirasakan oleh segenap pemain Ajax yang sudah menjalani kompetisi Liga Europa berhadapan dengan Mancheste United di final Liga Europa pada Kamis (25/05). Partai puncak yang menjadi harapan Ajax tersebut menjadi kandas ketika kalah dari Manchester United dengan skor 2-0.
Paul Pogba mencetak gol di menit ke 18 dan sempat membenamkan harapan Ajax, hingga akhirnya di babak kedua tepat di menit ke 48, Henrikh Mkhitaryan benar-benar memupuskan laju usaha mereka raih gelar tersebut. Manchester United mengakhiri laga dengan dua gol tanpa balas dan berhak mendapar gelar juara Liga Europa musim ini.
Salah satu pemain Ajax yang kecewa adalah Davy Klaasen yang menuding Manchester United hanya menunggu datangnya bola. Sepakbola bertahan yang diterapkan Manchester United memang membuat rekan-rekannya frustasi dan gagal memanfaatkan peluang mereka cetak gol ke gawang Manchester United.
Memang seperti diketahui Jose Mourinho merupakan manajer handal menerapkan taktik parkir bus dan tidak keberatan menerapkannya meski menangani klub yang punya gaya menyerang. Terbukti taktik tersebut berikan kesuksesan untuk dirinya.
“Kami tidak cukup bagus. Sangat sulit melawan tim seperti itu, Anda tahu mereka hanya menunggu dan kemudian memainkan bola panjang. Mereka mencetak dua gol yang beruntung,” kata Klaassen kepada RTL7.
“Kami tidak memulai dengan baik. Kami lebih banyak menguasai bola setelah 15, 20 menit atau lebih. Mereka hanya menunggu. Kedua gol mereka sangat beruntung.
“Tidak ada banyak peluang yang tercipta. Kami mencoba untuk memainkan permainan kami, tapi kami tidak cukup bagus. Ini ada hubungannya dengan lawan kami. Mereka tahu persis apa yang harus dilakukan. Dan ketika Anda tidak bermain maksimal, itu sangat sulit.”
Portal berita sepak bola terupdate






