Beritaboladunia.net - Sepanjang babak pertama, Real Madrid mengakui kepayahan saat menghadapi tekanan yang berasal dari Napoli. Respons Los Blancos saat di babak kedua akhirnya berhasil membawa mereka menang.
Gol Dries Mertens membuat situasi menjadi rumit bagi Madrid. Gol itu membuat skor mereka secara agregat menjadi 3-2, masih keunggulan mereka. Namun sayangnya satu gol lain dari Napoli akan cukup membuat Los Merengues ini tersingkir karena agresivitas yang mereka lakukan saat gol tandang.
Namun Madrid mampu bermian tenang dan membenahi dirinya saat babak kedua. Lewat bola mati, Sergio Ramos mampu untuk menyamakan kedudukan, dan meredakan tekanan untuk tim. Enam menit kemudian dia membantusatu gol lagi.
Unggul 2-1 memberikan situasi aman bagi Madrid, dan gol kembali tercipta menjadi 3-1 di masa injury time melalui tendangan Alvaro Morata. Terlepas dari skornya, secara permainan memang Napoli amat merepotkan.
Bek Madrid Dani Carvajal pun menyebutkan bahwa di pergantian babak, Zidane sudah menuntut peningkatan permainan agar bisa mengatasi pressing Napoli.
“Kami jelas sibuk. Napoli sudah menekan kami dengan sangat baiknya dan membuat kami gagal untuk membaca permainan dengan lebih bagus lagi, mencoba untuk menusuk lagi lewat belakang para pemain mereka dan para pemain cepat kami alih-alih terus mencoba menembus padangan mereka,” kata Carvajal.
“Setelah jeda, Zidane sudah memberi tahu bahwa kami perlu untuk menunjukkan intensitas yang lebih tinggi, menaikkan segala sesuatunya dengan satu level, dan itulah yang sudah kami lakukan. Di babak kedua setelah gol Ramos, kami pun berhasil menunjukkan tentang diri kami, menguasai bola, dan menusuk juga di kedua sayap,” tambahnya.
Portal berita sepak bola terupdate






