Luis Enrique Anggap Gol Keenam Barca Dicetak Oleh Cules Di Seluruh Dunia

1027

Beritaboladunia.net - Barcelona berhasil membukukan kemenangan spektakuler dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champion pada Kamis (09/03), mereka mencatatkan comeback bersejarah dalam Liga Champion karena belum ada tim seperti Barcelona saat ini yang bisa membalikkan keadaan dengan defisit empat gol. Barcelona memastikan diri lolos ke babak berikutnya berkat hasil kemenangan 6-1 atas PSG, mereka unggul agregat dengan skor 6-5 pada kesempatan ini.

Barcelona menunjukkan ambisi mereka untuk balas dendam pada pertandingan leg kedua ini, mereka tampil menyerang dari awal pertandingan terbukti Luis Suarez mencetak gol cepat di menit-menit awal pertandingan. Mereka agresif menggempur pertahanan PSG hingga akhirnya bisa membalikkan keadaan menjadi kemenangan.

Manajer Barcelona, Luis Enrique mengatakan bahwa para pemain Barcelona memang tampil luar biasa dalam pertandingan ini, mereka membuktikan mereka punya kelas menghadapi PSG dan bisa mencatat sejarah sepakbola dalam Liga Champion.

“Organisasi permainan kami memang spektakuler. Kami berani mengambil resiko. Soal emosi, saya rasa semua orang sudah menunjukkan perjuangan yang heroik. banyak hal yang terjadi dan kunci kemenangan kami adalah kepercayaan tim ini. Padahal kami sudah seperti akan tersingkir pada menit ke-84,” terang Enrique seperti dilansir Football Espana.

Luis Enrique juga mengatakan bahwa Barcelona benar-benar menunjukkan ambisi untuk menang dalam pertandingan ini, bahkan kiper Marc-Andre Ter Stegen maju ke depan di menit-menit akhir untuk membantu lini depan Barcelona. Luis Enrique menganggap gol keenam adalah gol yang di cetak oleh seluruh pendukung Barcelona (Cules) di dunia

“Kami melepas tembakan setiap memiliki kesempatan. Bahkan kiper kami juga siap melepas tembakan. Lalu gol keenam kami dicetak oleh semua Cules di seluruh dunia. Liga Champions adalah kompetisi yang tidak memberikan toleransi terhadap permainan yang buruk. Kami berhasil membalik kedudukan dan belajar dari kesalahan.”