Berita Liga Inggris - Ferdinand Anggap John Stones Bisa Belajar Dari Kompany

105

Beritaboladunia.net - Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand mengungkapkan bahwa bek Manchester City saat ini John Stones seperti kesulitan menampilkan penampilan terbaiknya. John Stones dianggap kurang menunjukkan kualitasnya sebagai bek termahal kedua di dunia setelah David Luiz ketika dibeli dari Everton dengan nilai 47,7 juta Pounds dari Everton,

John Stones memang mengawali karirnya dengan sangat bagus, dia membuktikan kualitasnya menjaga lini pertahanan Manchester City, namun ketika posisinya disandingkan dengan bek seperti Nicolas Otamendi dan Alexander Kolarov membuat Stones seperti kesulitan menemukan performa terbaiknya, dan Ferdinand meyakini kapten Vincent Kompany yang bisa membimbing dia di lapangan untuk membantu proses perkembangan permainannya di masa depan.

Vincent Kompany, hanya bermain lima kali menjadi starter sejak awal musim hingga saat ini karena masalah cedera dan kebugaran, posisinya ini digantikan oleh Stones yang berdampingan dengan bek seperti Kolarov dan Otamendi. Memang terbukti John Stones masih bisa membuktikan kemampuannya dalam menjaga lini pertahanan Manchester City dengan memberikan Clean Sheet keempat dalam lima pertandingan, tapi Ferdinand melihat bahwa komposisi antara John Stones dan rekan bek lainnya saat ini belum seimbang.

“Ini soal gaya berbeda dan Stones diminta untuk bermain keluar dan mengambil risiko, dan saya mengagumi itu,” kata Ferdinand kepada ESPN.

“Saya akan senang main di bawah arahan Guardiola karena saya akan menikmatinya dan mengambil bola.

“Tapi ini soal keseimbangan. Stones baru 22 taun dan butuh seseorang seperti Vincent Kompany di sampingnya. Nicolas Otamendi tidak memiliki cukup banyak pengalaman bermain di Liga Primer dan sebagai pemain muda, pergi ke klub baru dengan tebusan besar memberikan banyak tekanan pada John,” lanjut eks pemain Manchester United ini.

“Jika Kompany fit untuk main bersamanya, itu akan sangat membantu dia. City sedang mencari formula yang tepat di bawah pelatih anyar dan itu sulit.”

“Lebih mudah bagi pemain menyerang datang ke klub baru dengan banderol besar — mereka hanya butuh menceploskan bola ke gawang lawan untuk mendapatkan kepercayaan diri. Tapi ketika Anda seorang bek sentral, Anda harus membuat kepercayaan diri sendiri.”