Beritaboladunia.net - Pelatih Reading, Jaap Stam memang sempat mengaku bahwa dirinya mempunyai sebuah cara ampuh untuk bisa meredam ketajaman sang bomber Manchetser United, Zlatan Ibrahimovic.
Reading akan segera menjalani laga super berat dalam laga lanjutan Piala FA untuk melawan Manchester United di Old Trafford, Sabtu (7/1) besok. Bukan hanya akan menjalani laga tandang, barisan pertahanan Reading ini juga akan menghadapi ancaman yang telah diberikan oleh Ibrahimovic sang bomber subur milik Manchester United.
Ibrahimovic yang kini telah berusia 35 tahun ini, sudah berhasil mencetak 18 buah gol untuk Setan Merah di segala kompetisinya. Tentunya, kesuburan sang mantan kapten Swedia ini akan menjadi ancaman yang sangat serius bagi lini pertahanan Reading.
Namun, saat menjelang laga tersebut, pelatih The Biscuitmen Jaap Stam justru mempunyai cara ampuh untuk bisa mematikan pergerakan dari Ibrahimovic. Stam yang sebelumnya memang pernah menjadi bek Manchester United ini, paham betul bagaimana cara untuk meredam pergerakan pemain-pemain berpostur tubuh tinggi, yang dalam kasus ini memang ada di dalam diri Ibra.
“Dia (Ibrahimovic) besar dan Anda akan bisa lihat banyaknya pemain belakang yang memang pernah menghadapi penyerang berpostur tinggi seperti dirinya; mereka telah mencoba untuk mengantisipasi dan selalu berada di depan untuk bisa memperoleh bola darinya,” ungkap Stam.
“Namun terkadang Anda memang perlu untuk lebih bersabar dan membiarkannya memiliki bola. Saat itu, dia memang akan mencoba untuk mencari celah, lalu Anda perlu untuk menghadangnya dan juga mencoba merebut bola.
“Cara dia bermain, terkadang dia memang akan berada di ujung lapangan dan terkadang dia akan turun ke bawah untuk bisa menjemput bola. Lalu dia akan mengoper kepada seorang gelandang dan dia pun akan berlari, sejauh ini untuk seorang yang berpostur tinggi, dia adalah pemain yang memang cukup aktif dalam pergerakannya.
“Dia pemain yang sangat fit dan saya pikir dia adalah pemain besar yang sangat profesional. Saya sedikit terkejut memang dengan bagaimana cara mereka memperlakukannya di awal musim karena dia memang menunjukan kepada semua orang, bahkan ketika dirinya belum berada di United pun, bahwa dia merupakan salah satu penyerang terbaik yang ada di dunia,” tutup Stam.
Portal berita sepak bola terupdate






