Berita Bola - Klopp Bahagia Lihat Guardiola Ngamuk

336
Football - Liverpool v AFC Bournemouth - Capital One Cup Fourth Round - Anfield - 28/10/15 Liverpool manager Juergen Klopp before the game Reuters / Eddie Keogh Livepic EDITORIAL USE ONLY. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or "live" services. Online in-match use limited to 45 images, no video emulation. No use in betting, games or single club/league/player publications. Please contact your account representative for further details. - RTX1TONT

Beritaboladunia.net - Jurgen Klopp, manager Liverpool baru-baru ini telah mengakui bahwa dirinya sangat bahagia saat melihat Manajer Manchester City Pep Guardiola marah-marah usai laga mereka melawan Burnley. Sebab, kemarahan Guardiola ini membuat Klopp terhindar dari sorotan media.

Liverpool telah bermain imbang dengan skor akhir 2-2 dengan Sunderland. Hasil ini telah menyudahi rentetan empat kemenangan The Reds. Usai pertandingan, Klopp malah mengkritik wasit Anthony Taylor. Namun, pemberitaan soal itu sekarang mulai meredup. Sebab, media Inggris malah lebih tertarik dengan kemarahan yang dilakukan oleh Guardiola.

Seperti yang diketahui, Guardiola memang ngamuk usai City menang dengan skor 2-1 atas Burnley. Ia memang banyak membicarakkan hal kontroversial, termasuk mengisyaratkan bahwa dirinya bakal pensiun.

“Kami mendapat poin, tapi rasanya seperti sebuah kekalahan. Saya sangat senang bahwa Pep kemudian harus bisa konferensi pers dan tidak ada yang berbicara tentang saya!” kata Klopp.

Klopp mengaku juga sanagt kecewa dengan hasil imbang timnya saat lawan Sunderland. Ia menilai bahwa jadwal yang padatlah yang membuat timnya ini tak bisa mengeluarkan penampilan terbaik mereka.

“Ini aneh bagi saya. Pada akhirnya, kami semua merasa frustrasi. Anda tidak bisa mengharapkan performa terbaikkami pada musim ini. Ini adalah sebuah pengalaman pertama saya dengan jadwal yang seperti ini. Saya tidak bisa menilai permainan setelah pertandingan.”

“Sunderland telah tampil sangat baik. Sulit untuk bisa bermain melawan mereka saat di kandang. Mereka terorganisir dengan sangat baik,” Klopp mengakhiri.