Beritaboladunia.net – Sebelumnya kompetisi akan diadakan di kawasan Asia Tenggara dengan akan membuat sebuah turnamen bertajuk ASEAN Super League (ASL) yang akan mempertemukan beberapa tim di Asia Tenggara untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Pihak Panitia penyelenggara pun sudah optimis bisa berjalanya kompetisi di tahun 2018 mendatang, mereka percaya akan mendapatkan profit bagus dan mudah mencari sponsor ditengah bergulirnya kompetisi. ASL bahkan digadang bisa menjadi kompetisi terbesar Sepakbola Asean.
Mantan presiden federasi sepakbola Singapura (FAS) Zainudin Nordin adalah sosok yang memprakarsai kompetisi ini. Dirinya ingin mengadakan persaingan antar tim di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Pihak AFF (federasi sepakbola ASEAN) pun sempat melakukan perencanaan terlaksananya kompetisi tersebut.
Namun saat ini ASL gagal digelar, pembatalan tersebut menyusul keputusan yang dibuat oleh AFC dan FIFA selaku federasi sepakbola tertinggi di Dunia dan Asia. Di akhir keputusan kedua federasi tersebut membatalkan perencaaan bergulirnya kompetisi ASL, mereka beralasan dengan digelarnya ASL akan bentrok dengan kompetisi resmi milik AFC seperti Liga Champion Asia dan AFC Cup.
Belum lagi dengan jadwal kompetisi jadwal negeri, banyaknya kompetisi yang dijalani akan mengganggu kondisi kebugaran para pemain dari tim peserta dan riskan akan mengalami cedera. Pembatalan ini juga sebelumnya juga menggelar rapat yang dihadiri oleh perusahaan yang datang sebagai pihak sponsor, mereka bungkam karena ragu kompetisi ini bisa berjalan dengan baik.
Sekjen konfederasi sepakbola Asia (AFC) Windsor John menyampaikan pembatalan tersebut dan ASL resmi tidak jadi digelar untuk Sepakbola Asia Tenggara.
“Mereka sudah menulis surat secara resmi kepada kami yang menyatakan tidak akan melanjutkan ASL,” ungkap Windsor dikutip laman The New Paper.
Portal berita sepak bola terupdate






