Prediksi Madura United vs PSM, Sabtu 29 Juli 2017

Beritaboladunia.net – Madura United akan menjamu PSM Makassar dalam laga lanjutan Liga 1 pekan ke 17 di Stadion Bangkalan pada Sabtu (29/07).

Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera mengimbau para pemain untuk lebih fokus menjalani laga di menit-menit akhir pasalnya ketika berhadapan dengan Barito Putera berakhir imbang berkat gol di menit akhir kemudian terulang lagi ketika melawan Bhayangkara FC hingga mereka harus menelan kekalahan.

“Kami tidak boleh lengah lagi terutama di menit akhir. Konsentrasi penuh main di depan pendukung sendiri untuk menangkan pertandingan. Mereka [PSM] datang bukan dengan kekuatan maksimal [akibat absennya Marc Klok]. Tapi pemain PSM semuanya berkualitas. Kami harus tetap konsentrasi menjaga lawan selama 90 menit,” beber Gomes.

Gelandang Madura United, Slamet Nurcahyo berambisi menjadikan timnya menjuarai klasemen sementara di paruh pertama kompetisi Liga 1. Kemenangan jadi tugas dalam laga berikutnya.

“Kami akan bermain di kandang, jadi kami harus mengambil poin penuh di sini sekaligus untuk menjaga peluang menjadi juara paruh musim,” ujar Slamet.

Di kubu PSM Makassar, pelatih Robert Rene Alberts mengakui akan berat melawan Madura United dihadapan publik mereka sendiri. Ditambah lagi mereka tidak diperkuat sejumlah pilar.

“Saya pikir Madura dan PSM memimpin bersama cukup lama. Jarak poin yang sedikit. Tetapi tim lain juga mulai meningkat. Ini bukan tentang dua tim, tapi tentang enam-delapan tim yang berada di level sama. Akan sulit bagi PSM bermain tanpa pemain kunci. Kami kehilangan mereka,” beber Rene Alberts.

“Kami punya persiapan cukup bagus, kami punya waktu luang di Bali untuk latihan daripada pulang ke Makassar. Mental pemain telah kembali, mereka tampak lebih kuat dan lebih baik daripada sebelumnya.”

Gelandang PSM, Syamsul Bachri Chaerudin berharap kinerja wasit bisa dipertanggung jawabkan. Selama menjalani Liga 1, Syamsul merasa wasit selalu membela tim tuan rumah.

“Kami berharap kepada pemimpin pertandingan untuk bersikap adil, karena kami ingin pertandingan berjalan menarik dan menghibur, serta kompetisi juga terlihat bagus” kata Syamsul.