Beritaboladunia.net – Pelatih Perseru Serui, Yusack Sutanto tetap ingin anak asuhnya tampil seperti bermain di kandang sendiri, pasalnya laga Perseru Serui melawan Bali United sejatinya adalah laga kandang Perseru Serui namun terpaksa dipindah karena stadion Marora yang menjadi markas Perseru Serui tidak mempunyai penerangan yang layak untuk menggelar laga di malam hari.
“Saya sudah katakan kepada anak-anak agar bermain baik, walau ini kandang rasa tandang. Saya juga sudah menginstruksikan harus bermain menyerang menghadapi Bali United,” kata Yusak.
“Saya katakan kepada anak-anak untuk menampilkan permainan yang bagus, tidak perlu melihat suporter lawan. mereka itu ada di luar garis lapangan, jadi yang dihadapi ya pemain lawan. Kami sangat siap menjalani laga kandang ini,” tegas Yusak.
Sementara di kubu Bali United, Pelatih Widodo Cahyono Putro tetap tidak menganggap remeh lawan mereka nanti, meski diuntungkan bermain dikandang sendiri dan melihat posisi Perseru Serui di zona merah klasemen sementara Liga 1. Bali United akan dipastikan tanpa gelandang Nick Van der Valden karena mengalami cedera pada kuku kakinya.
“Saya akui ada keuntungan buat kami, karena tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke Serui. Jadi secara stamina pemain tidak ada masalah. Tapi di sepakbola setiap tim bisa saling mengalahkan,” ujar Widodo.
“Saya ingatkan kepada anak-anak, jangan ada kata meremehkan jangan melihat klasemen sementara. Kalau mau menang harus kerja keras. Tidak percaya diri secara berlebihan karena dalam sepak bola apapun bisa terjadi.”
“Ada satu pemain yang absen, Nick van der Valden, tapi itu tidak masalah. Kami sudah siapkan penggantinya. Pemain sudah bertekad, siapapun yang main di sini pantang untuk menang,” tandas Widodo.
Portal berita sepak bola terupdate






