Juarai Liga Europa, Lemari MU Kini Berisi 43 Trofi

Juarai Liga Europa, Lemari MU Kini Berisi 43 Trofi

Beritaboladunia.net - Ajax Amsterdam telah mengkritik habis-habisan terkait gaya permainan lini pertahanan Manchester United di final Liga Europa. Namun tetapi, Jose Mourinho sangat tidak peduli dengan hal tersebut karena yang lebih penting adalah meriah trofi juara.

Pertandingan final yang berlangsung di Friends Arena, Solna, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB, MU telah berhasil mencetak dua gol tanpa balas atas Ajax. Gol tersebut dicetak oleh Paul Pogba dan Henrikh Mkhitaryan di masing-masing babak.

Seperti diketahui, bahwa skuat MU jauh lebih unggul dalam para pemainnya ketimbang tim lawan. Namun, malah sebaliknya Setan Merah lebih ditekan sepanjang pertandingan oleh Ajax yang mayoritas berisi pemain muda.

Ajax berhasil menguasai Ball-Passieon dengan perolahan 69 persen dan sudah membuat 17 tendang meski hanya tiga yang tepat sasaran. Sementara itu, MU yang lebih cedurung bertahan di belakang justru sukses membuat dua gol dari total empat attempts on target sepanjang 90 menit.

Hal tersebut langsung membuat sang pelatih Ajax, Peter Bosz, kecewa berat dengan gaya bertahan MU yang membuat pertandingan berjalan menjengkelkan.

Mendapatkan kritikan dari rivalnya, Mourinho seperti biasa selalu punya “tameng” untuk menangkis. Untuk kali ini, pria asal Portugal itu menyebut kemenangan lebih penting dari sekadar memainkan sepakbola indah.

“Kami selalu berpikir bisa memenangi Liga Europa dan kami sangat bahagia. Kami bermain cerdas, kami melakukannya dengan nyaman. Kami lebih tangguh dari mereka,” tutur Mourinho kepada BT Sport.

“Jika Anda ingin terus menekan sepanjang pertandingan, Anda tidak akan bermain umpan pendek. Jika Anda kuat di udara maka mainkan bola-bola panjang. Memang banyak permainan indah dalam sepakbola tapi itu tak selalu mendatangkan banyak trofi,” sambungnya.

“Kami tahu di mana keunggulan mereka dari kami, kami tahu di mana keunggulan kami, kami coba mengatasi keunggulan mereka dan mengeksploitasi kelemahannya. Kami melakukannya dengan baik sejak awal dan kami pantas mendapat trofi ini.”