Vigo - Sang pelatih Celta Vigo, Eduardo Berizzo mengatakan bahwa mereka sudah pernah mengalahkan Barcelona dan Real Madrid, dan tak ada alasan buat mereka pesismis untuk mengahadapi Manchester United. Dan mereka sangat membayangkan untuk menyingkirkan Manchester United di Liga Europa.
Setelah menjalani 34 pertandingan Celta Vigo berada di posisi 11 dengan catatan menang 13, imbang 5, kalah 16. Dan sebenarnya Setan Merah yang harus lebih pantas punya optimisme saat menjalani lawatan ke Spanyol untuk leg pertama semifinal Liga Europa, Jumat (5//5/2017) dinihari nanti.
Celta juga berada dalam kondisi yang sangat tidak bagus karena menelan kekalahan di tiga pertandingan terakhirnya. Saat mereka dihajar oleh Atletic Bilbao 0-3 di kandang sendiri pada akhir pekan kemarin.
Namun Celta sangat mengimpikan untuk mengalahkan Manchester United, untuk menuju ke final Liga Europa. Bekal Celta adalah kemenangan yang mereka raih atas dua raksasa Spanyol: Barcelona dan Real Madrid.
Dalam tiga tahun secara berturut-turut mereka berhasil mengalahkan Barcelona. Pada 2014 Celta menundukkan Barca 1-0 di Camp Nou, lalu berlanjut dengan kemenangan 4-1 di Balaidos semusim berselang, dan keunggulan 4-3 pada setahun selanjutnya.
Di musim ini, mereka juga mengalahakan Madrid dengan skor 2-1 pada laga Copa del Rey, saat balik kandang di Santiago Bernabeu mereka berimbang 2-2.
“Untuk bisa melakukan apapun, pertama yang harus Anda lakukan adalah membayangkannya,” kata pelatih Eduardo Berizzo.
Ini menjadi kali pertama Celta Vigo lolos ke semifinal Liga Europa. Sepanjang sejarah 94 tahun klub, Celta juga belum pernah merebut trofi. Namun mereka sudah tiga kali merasakan kalah di final.
“Kami sudah menjalani periode sulit, namun kami sekarang sangat bangga. Kami sudah membuat sejarah. Sekarang kamia harus terus bermimpi,” cetus kapten Hugo Mallo dikutip dari Guardian.
Portal berita sepak bola terupdate






