Bhayangkara FC Tak Puas Kinerja Wasit Saat Hadapi Semen Padang

Beritaboladunia.net - Bhayangkara FC berhasil mengalahkan tim tuan rumah Semen Padang pada laga lanjutan Liga 1, Jumat (15/09/17).

Setelah pertandingan berakhir, manajer Bhayangkara FC mengatakan tidak puas atas kepemimpinan wasit asing.

Walaupun klubnya menang dengan skor 2-1 atas Semen Padang pada lanjutan Liga 1/2017, Simon McMenemy FC tetap mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap wasit asing tersebut. Pelatih Bhayangkara FC ini mengaku tak puas dengan kepemimpinan Rysbek Shekerbekov asal Kyrgistan.

Keputusan Rysbek yang paling disoroti Simon adalah ketika sang hakim lapangan memberi akumulasi kartu merah terhadap pemain dari masing-masing tim di menit ke-84. Pada waktu itu, wasit asing tersebut langsung mengeluarkan dua kartu merah sekaligus dari kantongnya, satu untuk pemain Semen Padang, Boas Artururi dan satu lainnya untuk marquee player The Guardian Paulo Sergio.

Kejadian tersebut tidak membuat keputusan cukup jeli Menurut Simon. Apalagi, saat Boas melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti, Rysbek sebenarnya sudah langsung mengeruk kantong sakunya. Namun demikian hal itu diurungkan karena tahu kalau Boas sebelumnya sudah menerima kartu kuning.

Bacajuga : Bhayangkara FC Curi Kemenangan 2-1 Dikandang Semen Padang

“Begitu terjadi pelanggaran dia langsung merogoh kantongnya. Namun, ia kemudian menariknya kembali karena tahu kalau pemain Semen Padang (Boas) sebelumnya sudah menerima kartu kuning,” jelas Simon beberapa saat usai pertandingan.

“Dan ketika itu, Paulo mengatakan sesuatu yang tidak disukainya. Dari situ dia baru memberikan kartu merah untuk masing-masing pemain. Mungkin menurutnya itu adalah sesuatu keputusan yang adil. Karena masing-masing tim harus bermain dengan 10 pemain,” lanjutnya.

Pelatih asal Inggris itu menegaskan bahwa tindakan seperti itu tidak seharusnya dilakukan oleh seorang wasit apalagi tindakan aneh itu justru ditunjukkan wasit asing.

“Setelah pertandingan saya mengatakan padanya untuk menyaksikan lagi pertandingan itu. Karena dia cukup banyak miss,” ulas Simon.

Juru taktik tersebut juga mengingatkan PSSI dan PT LIB dalam hal menunjuk wasit untuk mempimpin pertandingan-pertandingan di Liga 1/2017. Namun justru kualitas para wasit asing dipertanyakan.

“Karena mereka (wasit asing) didatangkan untuk meningkatkan kualitas pertandingan. Kalau apa yang mereka tampil tidak lebih baik dari wasit lokal tentu hal itu sia-sia,” pungkasnya.