Liga 1 Dituding Istimewakan Persib, Ini Sanggahan Pihak Manajemen

Liga 1 Dituding Istimewakan Persib, Ini Sanggahan Pihak Manajemen

Beritaboladunia.net - Julukan ‘anak emas’ untuk Persib Bandung semakin kencang terdengar. Julukan tersebut ramai menjadi bahan perbincangan para penggemar sepakbola Indonesia di media sosial.

Beberapa pecinta sepakbola Tanah Air menanggap bahwa Perisb telah diuntungkan regulasi yang sudah ditetapkan di Liga 1. Di antaranya soal aturan marque player yang dibuat PSSI pasca Michael Essien bergabung dengan Persib.

Kemudian, penghapusan sementara regulasi pemain U-23 hingga gelaran SEA Games 2017 berakhir. Terakhir, paling ramai soal sanksi tanpa suporter yang menimbulkan perdebatan.

Menanggapi hal itu, media officer Persib Bandung, Irfan Suryadiredja, menapik timnya diistimewakan di Liga 1. Indikasinya, saat ini Persib terjungkal ke posisi 12 klasemen sementara Liga 1.

Bahkan, Persib kerap menerima sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. Dan Tak tanggung-tanggung jumlah keseluruhan denda untuk Persib senilai Rp680 juta.

“Kalau sekarang Persib dinomor satukan lihat saja di klasemen sekarang di peringkat berapa?” kata Irfan, Jumat, 18 Agustus 2017.

“Soal dendanya sekarang hampir Rp680 juta total, ada enggak klub lain seperti itu. Apakah itu disebut anak emas,” sambung dia.

Lebih lanjut, Irfan juga heran ada segelintir Bobotoh, sebutan suporter setia Persib, yang ikut-ikutan menyuarakan kondisi tersebut.

“Kenapa permasalahan sekarang Persib anak emas kok oknum Bobotoh jadi ikut-ikutan ya. Padahal itu diembuskan dari pihak luar,” ungkapnya. “Harusnya dikaji dulu, ditelaah, dikonfirmasi, betul enggak selama ini tuduhan-tuduhan itu,” katanya.