Jakarta - Barito Putera memiliki keinginan kuat untuk menjadi salah satu tim terbaik di Asia. Klub berjuluk Laskar Antasari itu ingin mengangkat nama daerah mereka, Kalimantan Selatan, lewat sepakbola.
Langkah pertama yang dilakukan oleh manajemen Barito Putera adalah dengan menyodorkan kontrak panjang kepada pelatih Jacksen Tiago. Jacksen disodori kontrak berdurasi tiga tahun.
“Sebenarnya kami tidak mau mengontraknya (Jacksen) selama tiga tahun, kalau bisa lebih,” ucap pemilik Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, saat buka bersama di kediamannya, Jakarta Selatan, Rabu (08/06/2017).
Hasnuryadi mengatakan, Barito Putera mencanangkan target tinggi di Liga 1 musim ini hingga tiga tahun ke depan. Namun pada Liga 1 2017, dirinya hanya berharap tim yang memiliki catatan panjang tersebut bisa finis di papan tengah.
“Jacksen bilang kami bisa finis posisi kelima (di Liga 1 musim ini). Tapi saya bilang ke dia kalau di papan tengah saja sudah realistis karena tim ini baru. Tim ini masih labil, belum bisa diprediksi, masih menang dan terkadang kalah juga,” ucapnya.
Di tahun kedua Hasnuryadi menargetkan Jacksen bisa mengantar Barito Putera menjadi juara Liga 1. Dan setelah itu Barito Putera bisa berbicara ditingkat Asia.
“Untuk mencapai mimpi itu, kami harus berkorban lebih dulu. Sejak 2008, kami tidak pernah dapat APBD, kalau sekarang kami harus berjuang dulu. Sekarang, sponsor kami cuma dua dan itu pun nilainya sangat kecil,” katanya menjelaskan.
“Namun saya optimistis sponsor bakal datang ke kami seiring dengan prestasi. Untuk tahun ini, kita harus realistis dulu,” ujar Hasnuryadi menambahkan. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






